KINERJA KEPALA MASANEGA DIUJI DALAM PKKM

Kamis, 10 September 2020 - 07:54 WIB
Diposting oleh: Administrator

 

MasanegaOfficial - Gondanglegi, Selasa,  10 September 2020. Kemarin (9/11) penilaian kepala madrasah mampir di MTsN 1 Malang. Objek yang diuji tidak lain adalah kepala madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I. Penilaian terhadap beliau ini merupakan penilaian tahunan karena beliau terhitung menjabat menjadi kepala mulai bulan Februari 2017. Dilangsungkan di aula madrasah, kegiatan ini dihadiri oleh Kasi. Pendma Kemenag Kabupaten Malang, bapak H. Arifin, dua pengawas sekaligus penguji dan tim sukses PKKM dari MASANEGA.

Diawali dengan sambutan bapak Arifin dan sekaligus membuka acara. Beliau berpesan penilaian ini menjadi tolak ukur tumbuh kembangnya madrasah selama di bawah kepemimpinannya dan bahan evaluasi di tahun-tahun berikutnya. Beliau juga memberikan tips untuk memajukan madrasah dengan 4K, yaitu Kebersamaan, keteladanan, keilmuan, dan keteduhan. Jika keempat K tersebut berada di lingkungan madrasah yang mencakup kepala madrasah, guru, wali murid, siswa, komite madrasah dan stake holder lainnya, maka kesuksesan tidak mustahil tercapai.

Dilanjutkan dengan sedikit pemaparan dari bapak Kepala madrasah tentang capaian prestasi selama beliau pimpin, baik dalam pembangunan fisik madrasah maupun prestasi bidang akademik dan non akademik. Prestasi ter-anyar yaitu menghantarkan siswa menjuarai MYRES 2019 Kementerian Agama RI di Manado dengan "menggondol" masing-masing juara 3 di tiga kategori. Beliau terus memuji kerjasama antara keluarga di MASANEGA yang hebat sehingga mampu meraih prestasi, terutama para guru..

Akhir adzan Zuhur menandai dimulainya proses penilaian. Abah Nasrullah (sapaan beliau) beserta masing-masing tim standar dari MTsN 1 Malang bersiap menghadapi dua penguji yang terdiri dari H. Zainuri dan Hj. Suriah.

Proses penilaian begitu santai dan penuh dengan rasa kekeluargaan dengan tidak meninggalkan ketelitian dan penuh tanggung jawab. Satu persatu pertanyaan berikut data yang disiapkan mengalir, tanpa ada yang tertinggal. Hingga proses penilaian berakhir sekitar pukul 13.15.

"Tentunya harapan dengan penilaian kinerja kepala madrasah ini, khususnya di MTsN 1 Malang menjadi motivasi lebih untuk memajukan madrasah yang hebat bermartabat." pungkas Hj. Sutiah selaku penguji.

Penilaian ini bukan akhir dari tugas seorang kepala madrasah, melainkan menjadi acuan selanjutnya untuk terus berinovasi demi tegaknya tujuan akhir pendidikan, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan menjunjung tinggi nilai agama.