MasanegaOfficial – Malang. Selasa, 27 Mei 2025. Suasana haru dan khidmat menyelimuti Aula Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang saat para guru dan karyawan MTsN 1 Malang mengikuti pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 1 Formasi Tahun 2024. Pelantikan ini dilaksanakan secara daring serentak se-Indonesia, termasuk oleh peserta dari MTsN 1 Malang.
Adapun guru dan karyawan MTsN 1 Malang yang dilantik terdiri dari:
Mariya Ulfa, S.Pd, Lilik Setyowati, S.Pd, Siti Maimunah, S.Si, Heri Irawan , Edy Kusuma Hartono S.Kom, Zalza Aurelia, Fatimatuz zahro Khoirun Nisa, Kukuh Setyo Febriantiko S.Pd, Wahyu Setyowati, Wahid Ruddin, Shufairah Ilmi Sholihah S.Pd, Akhmad Jaelani, Ita Novitasari
Kegiatan ini diawali dengan sambutan sekaligus pembinaan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H. Sahid, M.M. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya penghayatan dan pengamalan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama, yakni:
Dan sekitar pukul 14.30 WIB, pelantikan dilakukan secara nasional oleh Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nasaruddin Umar, terhadap 71.336 PPPK Kementerian Agama di seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Menag menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PPPK yang dilantik dan diambil sumpah. Beliau juga mengapresiasi Presiden RI atas perhatiannya terhadap pengangkatan PPPK di lingkungan Kementerian Agama.
“Ini satu ikhtiar terbaik dan perjuangan yang harapannya bermuara pada kebaikan. Institusi Kemenag ibarat kain putih, dan ASN Kemenag adalah sosok suci bersih bak malaikat,” ujar Menag.
Beliau menegaskan bahwa ASN Kemenag harus menjadi panutan selama 24 jam, tidak hanya saat jam kerja, sebab masyarakat menaruh harapan besar pada integritas dan keteladanan para ASN Kemenag.
“Maka ada konsekuensi besar sebagai ASN PPPK di Kementerian Agama: harus mampu mempertanggungjawabkan posisi ini di hadapan masyarakat,” imbuhnya.
Di akhir prosesi, Menag secara resmi menyatakan:
“Maka pada hari ini, Senin tanggal 26 Mei Tahun 2025, saya, Menteri Agama Republik Indonesia, dengan ini secara resmi melantik 71.336 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama.”
Pelantikan ini menjadi tonggak sejarah penting bagi para guru dan karyawan MTsN 1 Malang yang kini resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN), dan diharapkan dapat semakin berkontribusi secara optimal dan amanah dalam dunia pendidikan dan pelayanan.
MasanegaOfficia – Malang. Kamis, 22 Mei 2025. Pagi ini, MTsN 1 Malang menyelenggarakan prosesi Pelepasan untuk peserta didik kelas 9. Acara digelar di halaman utama MTsN 1 Malang dan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan tertib.
Wisuda ini dihadiri oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 1 Malang, jajaran Komite Madrasah, Muspika Kecamatan Gondanglegi, Perwakilan Polsek dan Danramil Gondanglegi, serta Kepala MAN 1 Kabupaten Malang yang memadati area yang telah disiapkan. Turut hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H. Sahid, MM, dan Kepala bagian Tata Usaha Kakankemenag Kabupaten Malang yang memberikan kehormatan tersendiri bagi acara tersebut.
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.15 WIB, diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, laporan dari ketua panitia, serta sambutan sekaligus pembukaan acara oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I. Dengan dibukanya acara secara resmi, prosesi wisuda pun dimulai.
Dalam sambutan yang penuh nasihat, Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I juga menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta didik kelas 9,
“Orang yang paling berjasa dalam hidup kita adalah orang tua. Maka doakan mereka selalu, dan jangan pernah berhenti berbakti kepada mereka, di mana pun kalian berada nanti.” Tuturnya.Sambutan berikutnya yaitu dari perwakilan wali murid, yaitu Ibu Elly Farida. Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh Bapak Ibu guru.
“Ijinkan kami atas nama wali murid, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas jerih payah Bapak Ibu guru dalam mendidik putra putri kami selama tiga tahun. Dan mohon maaf atas semua kesalahan dan kenakalan putra putri kami.” ucap beliau.
Pada kesempatan ini, Bapak Sahid mengucapkan selamat atas kelulusan para siswa yang telah berhasil menempuh tiga tahun pendidikannya di MTsN 1 Malang. Beliau berpesan agar para wisudawan menjadi generasi yang berakhlak.
“Jadilah generasi yang menjunjung tinggi akhlakul karimah, generasi yang mandiri dan generasi yang berprestasi. Dan selalu menghormati orang tua dan guru. Itulah kunci agar mereka sukses di dunia dan akhirat.” pesan beliau.
Dalam rangkaian acara pelepasan peserta didik tahun ini, MTsN 1 Malang memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian mereka selama menempuh pendidikan.
Penghargaan tersebut mencakup penganugerahan peringkat paralel kelas 9, penghargaan bagi peraih nilai tertinggi Ujian Madrasah, peraih nilai absolut 100 dalam Ujian Madrasah serta gelar Bintang Pelajar yang diberikan kepada siswa dengan prestasi akademik dan sikap keteladanan yang menonjol.
Nama-nama peraih nilai absolut 100 diantaranya M. En Najlus (Quran Hadis dan IPA), Arraienza, Cecilia, dan Aisha Mahya (Fikih). Periah peringkat paralel Kelas 9, yaitu M. En Najlus (Juara 1), Alif Ubaidillah (peringkat 2), dan M. Caesar Raditya (Peringkat 3). Dan peraih nilai tertinggi dalam Ujian Madrasah adalah M. En Najlus.
Setelah itu diumumkan bahwasannya M. En Najlus Saaich Ilhaq Er Rosikh dari Kelas 9A berhasil dinobatkan sebagai Peraih Bintang Pelajar tahun ini berkat sederet prestasi gemilangnya. Di antaranya, ia meraih Juara III Nasional kategori IPA tingkat SMP/MTs, menjadi peraih peringkat paralel terbaik, serta memperoleh nilai Ujian Madrasah tertinggi dengan capaian nilai absolut di mata pelajaran Al-Qur’an Hadis dan IPA. Selain prestasi akademik yang cemerlang, Najlus juga dikenal memiliki kepribadian yang baik dan menjadi teladan bagi teman-teman sekelasnya.
Tak hanya para siswa, para pendidik inspiratif pun turut menerima apresiasi dalam momen penuh kebanggaan ini. Penghargaan khusus diberikan kepada Ibu Dra. Hj. Umi Chorida dan Ibu Hj. Raudlatul Hasanah atas dedikasi dan pengabdian luar biasa mereka selama bertahun-tahun mengajar di MTsN 1 Malang.
Tak kalah membanggakan, penghargaan juga diberikan kepada para guru berprestasi tingkat internasional yang sukses mengharumkan nama sekolah dengan torehan medali emas, yakni: Ibu Ninik Tri Mariya, Bapak Yana Fajar Prakasa, Bapak Ahmad Dzulfikri, Bapak Fajar Wahid Rifa’i, dan Ibu Sinta Nur Laila.
Selain itu, penghargaan khusus juga diberikan kepada ananda Rafi, siswa kelas 9C, atas keberhasilannya menghafal 16 juz Al-Qur’an. Capaian luar biasa ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah dan diharapkan mampu menginspirasi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun keagamaan.
Setelah prosesi Pelepasan ini, diharapkan para peserta didik MTsN 1 Malang senantiasa diberikan kemudahan dan keberkahan oleh Allah SWT dalam menapaki langkah selanjutnya. Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi amal jariyah yang membawa manfaat dunia dan akhirat, serta menjadi bekal dalam menghadapi tantangan kehidupan
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Kamis, 22 Mei 2025. M. En Najlus Saaich Ilhaq Er Rosikh, siswa kelas 9A MTsN 1 Malang, telah membuktikan diri sebagai sosok pelajar luar biasa yang pantas menyandang gelar Bintang Pelajar tahun ini. Dengan semangat belajar yang tinggi dan disiplin yang kuat, Najlus menorehkan prestasi gemilang yang membanggakan madrasah dan keluarganya.
Di tingkat nasional, Najlus, sapaan akrabnya, berhasil meraih Juara III dalam kategori IPA tingkat SMP/MTs, sebuah pencapaian yang menunjukkan kemampuan dan ketekunannya dalam bidang sains. Tidak hanya itu, ia juga menjadi peraih peringkat paralel terbaik di kelasnya dan mencatatkan nilai Ujian Madrasah tertinggi dengan prestasi luar biasa: nilai absolut pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadist dan IPA.
Lebih dari sekadar prestasi akademik, Najlus dikenal sebagai pribadi yang santun, rendah hati, dan memiliki sikap teladan yang konsisten. Kepribadiannya yang baik membuatnya menjadi inspirasi bagi teman-teman dan guru-gurunya.
Anak terakhir dari empat bersaudara ini membuktikan bahwa keberhasilan adalah perpaduan antara kerja keras, ketekunan, dan karakter yang kuat sebuah contoh cemerlang bagi generasi muda MTsN 1 Malang untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri dalam segala aspek. Ia juga tidak menyangka atas raihan menjadi Bintang Pelajar diantara teman-temannya yang terbilang hebat.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa meraih predikat Bintang Pelajar, apalagi di antara teman-teman saya yang luar biasa hebat dan penuh prestasi. Ini menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus belajar dan menjadi lebih baik ke depannya.” Ucapnya.
Dalam kesempatan setelah acara pelapasan, sang ibu mengungkapkan bahwa rahasia sukses anaknya telah ditanam sejak dalam kandungan. Menurutnya, pola asuh yang mengedepankan belajar mandiri telah menjadi fondasi kuat sejak dini, yang kemudian diperkuat oleh dukungan penuh dari keluarga.
“Kami meyakini bahwa segala sesuatu sudah dimulai sejak dalam kandungan. Dengan membiasakan anak untuk belajar secara mandiri sejak usia dini dan didampingi oleh keluarga, mereka tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan kreatif,” ujarnya.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Sabtu, 17 Mei 2025. Sebuah malam yang penuh kehangatan dan haru menyelimuti halaman MTsN 1 Malang saat Mahad Masanega menggelar Malam Puncak Angkatan 11 bertajuk “Ekadhasa Nawasena”, yang berarti “Angkatan 11 yang bercahaya masa depannya.” Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini menjadi persembahan terakhir santri kelas 9 sebelum secara resmi di-muwadda’ah dan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Diselenggarakan dengan penuh semangat kekeluargaan, acara ini dihadiri oleh Mudir Mahad, jajaran pengurus, para ustadz dan ustadzah musyrif/ah, serta seluruh santri Mahad Masanega. Dalam suasana malam yang syahdu, para tamu disuguhkan berbagai penampilan istimewa dari santri kelas 9, sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan perpisahan yang tak terlupakan.
Sebelum rangkaian penampilan dimulai, sambutan hangat disampaikan oleh ketua angkatan, Naufal Aziz dan Verina, yang disusul oleh pesan penuh motivasi dari Ustadz Multazam selaku Murabbi. Kata-kata mereka menjadi penguat semangat sekaligus pengingat akan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama di Mahad untuk selalu menjaga salat dan beraklakul karimah.
Di bawah arahan Ustadzah Makkis dan Ustadzah Dzulfikri selaku penanggung jawab acara, panggung malam itu dipenuhi warna-warni budaya dari seluruh dunia. Tarian tradisional dari Belanda, Korea, India, dan Malaysia tampil memukau, menampilkan harmoni lintas budaya yang jarang disaksikan. Tak ketinggalan, kekayaan budaya Nusantara turut hadir melalui penampilan Tari Kecak dari Bali serta Tari Nusantara yang dibawakan penuh semangat oleh santri putra Angkatan Ekadhasa Nawasena.
Tak hanya menampilkan tarian, malam tersebut juga dihidupkan dengan penampilan vokal para santri kelas 9 yang membawakan lagu-lagu pilihan sarat makna. Penampilan pencak silat dari santri putra turut menambah kekayaan seni yang ditampilkan pada malam perpisahan ini.
Puncak acara ditutup dengan penayangan film pendek karya santri kelas 9, sebuah refleksi menyentuh yang menggambarkan perjalanan mereka selama menimba ilmu, tumbuh, dan berproses bersama di Mahad Masanega.
Malam puncak ini bukan sekadar perpisahan, melainkan simbol kebersamaan yang akan selalu dikenang. Persembahan dari Angkatan Ekadhasa Nawasena diharapkan mampu menginspirasi adik-adik kelas 7 dan 8, sekaligus menjadi bekal semangat untuk menapaki masa depan dengan optimisme dan tekad yang kuat.
Semoga seluruh santri kelas 9 yang akan segera di-muwadda’ah senantiasa mendapatkan keberkahan dan kesuksesan dalam setiap langkah yang mereka tempuh ke depan. Aamiin.
MasanegaOfficial – Malang. Kamis, 15 Mei 2025. Suasana keceriaan dan penuh semangat mewarnai kegiatan outing class yang dikemas dalam bentuk outbound oleh Program Kelas Olimpiade dan Bilingual pada hari Rabu kemarin (14/5). Kegiatan ini mengambil lokasi di destinasi edukatif dan rekreatif ternama, Jatim Park 1, Kota Wisata Batu.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kedua program kelas khusus, serta didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah, pengelola Program Kelas Olimpiade dan Bilingual, dan seluruh guru pengembangan diri khusus masing-masing program.
Sebelum keberangkatan, para peserta mendapatkan pembekalan dan motivasi dari Waka Kurikulum, Bapak Suliadi, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga semangat belajar dan kolaborasi antar siswa, sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai sarana refleksi dan penyegaran setelah rutinitas pembelajaran.
Pengelola Program Olimpiade menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk kembali meningkatkan motivasi belajar siswa setelah menjalani rangkaian kegiatan padat seperti program pembinaan Olimpiade dan berbagai lomba akademik dalam kurun waktu satu tahun pelajaran.
“Anak-anak perlu jeda sejenak dari rutinitas intensif mereka agar semangat dan fokus bisa kembali optimal,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Wali Kelas 8 Bilingual, Ibu Iffah, menyampaikan bahwa kegiatan outbound ini juga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kekompakan, mempererat hubungan antar siswa, serta membangun sinergitas yang kuat dalam kelompok.
“Anak-anak tampak lebih ceria dan aktif, ini menjadi momen yang sangat baik untuk memperkuat ikatan emosional mereka,” tambahnya.
Dengan berbagai kegiatan seru dan edukatif yang dikemas dalam nuansa kebersamaan dan petualangan, diharapkan para siswa dapat membawa pulang semangat baru, rasa saling percaya, serta pengalaman berharga untuk bekal perjalanan belajar mereka ke depan.
MasanegaOfficial – Malang. Kamis, 8 Mei 2025. MTsN 1 Malang kembali menggelar acara Muwadda’ah bagi santri Kelas 9 Program kelas Agama, yang tahun ini merupakan gelaran ke-7 sejak Program Kelas Agama pertama kali dibuka. Acara istimewa ini diikuti oleh 26 santri kelas 9 dan berlangsung di aula madrasah pagi ini.
Suasana haru dan penuh makna terasa sejak awal acara, yang turut dihadiri oleh para wali santri, Kepala Madrasah, Wakil Kepala, Ustadz dan Ustadzah, serta seluruh peserta didik kelas 7 dan 8 Program Kelas Agama.
Acara puncak dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Program Keagamaan, Ustadz Khoirul Anwar. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan perkembangan positif para santri kelas 9 yang menunjukkan kemajuan dalam akademik, ibadah, dan sikap sosial selama tiga tahun terakhir, serta capaian hafalan Al Quran santri.
Sementara itu, dalam sambutan yang penuh nasihat, Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I juga menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh santri,
“Orang yang paling berjasa dalam hidup kita adalah orang tua. Maka doakan mereka selalu, dan jangan pernah berhenti berbakti kepada mereka, di mana pun kalian berada nanti.” Tuturnya.
Acara dilanjutkan dengan prosesi wisuda santri kelas 9 Program Kelas Agama. Momen ini menjadi simbol mereka telah menyelesaikan seluruh kegiatan yang diprogramkan di Kelas Agama sekaligus perpisahan penuh doa dan harapan.
Salah satu momen yang menyentuh hati adalah ketika Namira Arifianita, perwakilan santri kelas 9, menyampaikan kesan dan pesan mewakili teman-temannya. Dalam ucapannya, ia mengungkapkan rasa syukur dan haru atas bimbingan yang diberikan oleh para guru selama ini.
“Kami bersyukur telah menjadi bagian dari Kelas Agama ini. Di sinilah kami belajar bukan hanya tentang ilmu, tetapi juga tentang kehidupan, akhlak, dan kebersamaan. Terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah atas ilmu dan doa yang tak pernah putus. Doakan kami agar tetap membawa nama baik madrasah ke mana pun kami melangkah,” ujarnya dengan suara bergetar.
Sebagai penutup, diberikan penghargaan kepada santri berprestasi, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Tahun ini, santri atas nama Muhammad Rakha Syaifin Nuha dinobatkan sebagai Santri Teladan Kelas Agama Tahun Ajaran 2024/2025. Sosok yang dikenal sederhana, rendah hati, dan disukai banyak teman ini menjadi teladan nyata bagi santri lainnya.
Acara Muwadda’ah ke-7 ini menjadi tonggak bersejarah dan refleksi atas perjalanan panjang Program Kelas Agama MTsN 1 Malang dalam membina generasi Qur’ani yang cerdas, santun, dan berkarakter.
MasanegaOfficial – Malang. Selasa, 6 Mei 2025. Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS MTsN 1 Malang resmi dimulai pagi ini di Aula Madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota OSIS masa bakti 2025/2026 sebagai bekal awal dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Suliadi, S.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pembinaan karakter kepemimpinan sejak dini. “OSIS bukan sekadar organisasi siswa, tapi wadah pembelajaran nyata tentang tanggung jawab, kerja tim, dan semangat berkontribusi,” ujarnya.
LDK tahun ini mengusung berbagai materi penting yang bertujuan membentuk karakter dan kompetensi para pengurus OSIS. Beberapa materi yang disampaikan antara lain: Kerja OSIS dan Perilaku Organisasi, Islamic Leadership, Penyusunan Program Kerja OSIS, Attractive Event Management, Bela Negara & Tata Upacara Sekolah (TUS), dan lain-lain. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dan aplikatif agar peserta dapat langsung menginternalisasi nilai-nilai yang disampaikan.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari. Dua hari pertama dilaksanakan di lingkungan madrasah, sementara hari terakhir akan diisi dengan kegiatan penutupan dan Bounding of Organization di kawasan wisata edukatif Sumber Maron.
Dengan terselenggaranya LDK ini, diharapkan para anggota OSIS tidak hanya mampu menjalankan program kerja organisasi, tetapi juga menjadi teladan dalam sikap dan perilaku di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Jumat, 2 Mei 2025. MTsN 1 Malang menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan khidmat di halaman madrasah, Jumat pagi (2/5). Acara ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, serta seluruh pesertai didik MTsN 1 Malang. Suasana semakin semarak dengan kehadiran para peserta yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara yang seakan sebagai miniatur bangsa Indonesia dan mencerminkan semangat kebhinekaan dalam dunia pendidikan.
Turut hadir dalam upacara tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang,Dr. H. Sahid, M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada MTsN 1 Malang atas prestasi yang telah diraih,baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Sebagai bagian dari rangkaian upacara, Dr. H. Sahid juga membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang disampaikan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional. Dalam sambutan tersebut, Bapak Menteri mengajak menjadikan momen ini untuk meneguhkan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang bermutu, berkeadilan, dan berkarakter.
“Saya sangat bangga terhadap MTsN 1 Malang yang terus menunjukkan kiprah dan prestasinya, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional dan internasional. Ini menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing dan menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi emas Indonesia,” ujar beliau.
Di sela-sela upacara, dilaksanakan pula penyerahan penghargaan kepada peserta didik yang meraih prestasi tingkat Provinsi, serta guru yang berhasil mengharumkan nama bangsa dengan meraih penghargaan di tingkat internasional bulan April kemarin.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari semangat belajar dan dedikasi yang tinggi dari seluruh warga MTsN 1 Malang.
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan lomba paduan suara antar kelas sebagai dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional. Lomba ini berlangsung meriah dan menumbuhkan semangat kebersamaan serta kreativitas di kalangan peserta didik.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini bukan hanya menjadi ajang seremonial,tetapi juga momentum refleksi untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan membangun karakter bangsa melalui dunia pendidikan yang inklusif, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Kamis, (1/5/25). Peserta didik kelas 9 Program Kelas Agama mengadakan kegiatan outbound ke Jatim Park 1 pada hari ini (1/5) sebagai bentuk penyegaran setelah melewati rangkaian ujian padat, meliputi Ujian Tahfidz, Ujian Akhir Semester, serta Ujian Madrasah.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 Agama dan didampingi langsung oleh pengelola kelas Agama, serta para ustadz dan ustadzah yang selama ini mendampingi pembelajaran mereka.
Kegiatan outbound ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan antarsiswa, dan memberikan momen refreshing setelah berjuang menyelesaikan berbagai program akademik dan Program Kelas Agama.
“Alhamdulillah, anak-anak terlihat sangat antusias dan bahagia. Ini menjadi momen kebersamaan yang positif sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Ustadz Khoirul, ketua program kelas Agama.
Berbagai aktivitas seru dan edukatif di Jatim Park 1 memberikan pengalaman baru bagi para siswa. Selain berwisata, mereka juga menikmati wahana pembelajaran yang interaktif, memperkuat ikatan emosional dalam suasana penuh kegembiraan.
Uacapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Madrasah, Komite Madrasah, serta wali peserta didik yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para peserta didik, serta menjadi kenangan indah selama perjalanan mereka di program Agama kelas 9.