MTsN 1 Malang Kukuhkan Komitmen Madrasah Ramah Anak

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Senin, 25 Agustus 2025. Pagi ini MTsN 1 Malang menyelenggarakan Deklarasi Madrasah Ramah Anak (MRA). Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H. Syahid, M.M., Pengawas Madrasah, Drs. H. Fathur Rahman, M.Pd., jajaran Komite Madrasah, tokoh masyarakat sekitar, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 1 Malang.

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan konsep “BARISAN” yang merupakan akronim dari Bersih, Aman, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Asri, dan Nyaman. Konsep ini menjadi dasar penerapan program Madrasah Ramah Anak (MRA), yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, menyenangkan, serta melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi.

“Kita berharap setelah deklarasi ini, MTsN 1 Malang menindaklanjuti secara serius sehingga pelaksanaan MRA dapat berjalan maksimal. Semoga kegiatan ini menjadi rule model, contoh teladan bagi madrasah lainnya dalam mewujudkan Madrasah Ramah Anak,” ujar Drs. H. Sahid, M.M.

Dalam momentum deklarasi ini, seluruh Keluarga Besar MTsN 1 Malang juga melakukan pengucapan komitmen bersama untuk mewujudkan madrasah yang benar-benar ramah anak. Komitmen tersebut menjadi ikrar kebersamaan seluruh civitas madrasah dalam menjaga, melindungi, serta memberikan hak-hak terbaik bagi peserta didik.

Selain itu, dilakukan pula prosesi penyematan selempang Duta Madrasah Ramah Anak oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Drs. H. Sahid, M.M., kepada dua siswa terpilih, yaitu Nizar Baihaqiy (9E) dan Kiran Adara Elvareta (8D). Keduanya dipercaya sebagai representasi siswa dalam mengampanyekan nilai-nilai ramah anak di lingkungan madrasah.

Sebagai simbol komitmen bersama, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan spanduk Deklarasi Madrasah Ramah Anak oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Ketua Komite Madrasah, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, dan tokoh masyarakat, serta 60 kader MRA MTsN 1 Malang.

Dengan adanya deklarasi ini, MTsN 1 Malang menegaskan langkahnya untuk menjadi madrasah yang peduli, ramah, dan berpihak pada kebutuhan serta perlindungan anak.

 

Corteva Agriscience Education di MTsN 1 Malang: Belajar Pertanian Modern dengan Cara Seru

MasanegaOfficia – Gondanglegi. Kamis, 21 Agustus 2025. MTsN 1 Malang menggelar kegiatan Corteva Agriscience Education yang menghadirkan pengalaman belajar unik dan menyenangkan bagi peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh Kader Madrasah Ramah Anak (MRA) serta perwakilan ketua kelas dari setiap tingkat.

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Corteva Agriscience yang menekankan pentingnya inovasi serta peran generasi muda dalam mengembangkan pertanian modern. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Utami Anita Herawati selaku Senior Program Manager Prestasi Junio Indonesia (PJI), dan dilanjutkan oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I, yang memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini.

Sesi eksperimen menjadi momen yang paling ditunggu. Peserta diajak melakukan uji DNA buah stroberi dan apel dengan metode sederhana namun mengesankan. Suasana aula mendadak riuh penuh antusiasme ketika hasil eksperimen menunjukkan DNA buah benar-benar tampak jelas, menjadi pengalaman baru yang tak terlupakan bagi peserta.

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan praktik Ekoprint, yakni teknik mencetak motif alami dari daun dan bunga ke media kain sebagai bentuk pembelajaran ramah lingkungan. Kreativitas peserta terlihat dari hasil karya yang berwarna-warni dan penuh makna.

Keseruan makin bertambah saat seluruh peserta dibagi dalam kelompok untuk membuat es krim cokelat berbahan dasar susu UHT. Dengan peralatan yang telah disediakan, para siswa berkreasi sambil belajar kerja sama tim, menciptakan suasana hangat dan penuh tawa.

Salah satu peserta juga mengungkapkan kegembiraannya. “Seru sekali bisa melihat DNA buah dengan mata kepala sendiri. Apalagi saat membuat es krim, rasanya belajar jadi menyenangkan dan tidak membosankan,” tutur Abrar (9D), salah satu kader MRA.

Melalui program ini, MTsN 1 Malang bersama Corteva Agriscience berharap peserta didik tidak hanya memahami sains secara teoritis, tetapi juga mampu merasakannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai inovasi, kreativitas, dan kepedulian lingkungan pada generasi muda.

 

MTsN 1 Malang Kukuhkan Semangat Nasionalisme di HUT RI ke-80

MasanegaOfficia – Gondanglegi. Ahad, 17 Agustus 2025. Tepat hari ini bangsa Indonesia kembali memperingati momen bersejarah Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Dengan mengangkat tema besar “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara detik-detik Proklamasi di berbagai daerah berlangsung khidmat, tak terkecuali di Lapangan Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan ini, civitas akademika MTsN 1 Malang ikut serta dalam upacara tingkat kecamatan dengan menghadirkan sebanyak 190 peserta didik kelas 9. Kehadiran para peserta didik tidak sekadar menjadi bentuk partisipasi, tetapi juga cerminan nyata dari semangat nasionalisme dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih bangsa ini dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.

Kehadiran Bapak Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I, yang secara langsung mendampingi para guru, karyawan, serta peserta didik di tengah lapangan, menambah suasana upacara semakin khidmat dan bermakna. Beliau tidak hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi juga sebagai teladan yang menunjukkan komitmen tinggi dalam menanamkan semangat nasionalisme dan kebersamaan kepada seluruh keluarga besar MTsN 1 Malang.

Bagi peserta didik yang tidak dapat mengikuti upacara secara langsung di Lapangan Ketawang, pihak madrasah menghimbau untuk tetap menyemarakkan detik-detik Proklamasi melalui siaran televisi nasional, kanal YouTube resmi, media sosial, maupun mengikuti upacara di lingkungan masing-masing. Hal ini dilakukan agar seluruh peserta didik tetap dapat merasakan makna dan khidmatnya peringatan hari kemerdekaan, sekaligus memupuk rasa cinta tanah air meskipun dengan cara yang berbeda.

Dengan penuh haru dan kebanggaan, upacara HUT RI ke-80 ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengisi dengan prestasi. Semoga semangat kemerdekaan ini terus hidup dalam hati setiap insan, terutama generasi muda yang kelak menjadi penerus bangsa.

 

 

 

Semarak Kemerdekaan ke-80 RI di MTsN 1 Malang, Meriah dan Kompak

MasangeaOfficia – Gondanglegi. Jumat, 15 Agustus 2025. Pagi ini suasana semangat kemerdekaan terasa di MTsN 1 Malang pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh guru, karyawan, dan peserta didik kompak mengenakan atasan merah dan bawahan putih sebagai wujud cinta tanah air.

Kegiatan diawali dengan senam pagi yang diikuti oleh seluruh civitas akademika MTsN 1 Malang. Senam ini merupakan bagian dari program Senam Ceria Madrasah Ramah Anak, dipandu langsung oleh Tim Madrasah Ramah Anak (MRA), Duta MRA, serta Tim OSIS Sirega Masanega. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan.

Setelah senam, acara dilanjutkan dengan perlombaan khas Agustusan, di antaranya Lomba Kebersihan Kelas, Lomba Balap Tempeh, Lomba Laba-laba, Lomba Makan Kerupuk, Lomba Estafet Serbet, Lomba Bendera Sarung, Lomba Cantol Ceting, serta Lomba Memasak khusus Bapak Guru. Perlombaan ini menjadi ajang hiburan sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan.

Lomba memasak bapak-bapak guru sukses menyedot perhatian siswa yang berjubel di sekitar stand, membuat panitia harus sigap mengatur kerumunan. Keseruan berlanjut saat ibu-ibu guru berlaga di balap tempeh, disambut sorakan riuh penonton.

Kegiatan lomba Agustusan di MTsN 1 Malang diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan rasa cinta tanah air di kalangan seluruh warga madrasah. Nilai-nilai persatuan yang terjalin selama perlombaan ini diharapkan terus terpelihara, menjadi energi positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang harmonis

Program Kelas Bilingual MTsN 1 Malang Gelar Sosialisasi Arabic Camp: Wujudkan Siswa Cakap Berbahasa Arab

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Jumat, 15 Agustus 2025. Program Kelas Bilingual Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Malang kembali mengadakan sosialisasi Program Arabic Camp untuk kelas bilingual tahun ajaran 2025–2026. Kegiatan ini merupakan agenda wajib tahunan yang dilaksanakan secara bergantian antara Arabic Camp dan English Camp. Tahun ini, giliran Arabic Camp menjadi fokus utama untuk mengasah kemampuan bahasa Arab peserta didik secara praktis.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula MTsN 1 Malang dan dihadiri oleh wali peserta didik dari kelas Bilingual 7C, 7D, 8B, dan 9B. Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bapak Suliadi, S.Pd., yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran aktif di luar kelas. Selanjutnya, sosialisasi program disampaikan oleh Ketua Program Kelas Bilingual, Ibu Hj. Umi Azizah, M.Pd., yang memaparkan teknis pelaksanaan dan aturan selama camp.

Program Arabic Camp akan berlangsung selama 7 hari 6 malam di Taman Dolan, Bumiaji, Kota Batu, pada 27 Oktober – 2 November 2025. Pembimbing kegiatan berasal dari Akademi Bahasa Arab Indonesia (Akbar.id), yang terdiri dari dosen, alumni Pendidikan Bahasa Arab, dan penutur asli dari negara-negara berbahasa Arab.

Tujuan kegiatan ini meliputi peningkatan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab, menumbuhkan semangat belajar yang aktif dan kontekstual, menanamkan nilai karakter Islami seperti kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antar peserta didik lintas kelas.

Berbagai kegiatan menarik akan disuguhkan, mulai dari kelas indoor dan outdoor, permainan bahasa, baca kitab kuning, panggung bahasa, komunikasi langsung dengan native speaker, shalat berjamaah, baca wirid dan Al-Qur’an bersama, training motivasi, hingga pretest dan posttest.

Madrasah menegaskan bahwa peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mematuhi jadwal, menggunakan bahasa Arab selama camp, serta menjaga adab dan akhlak Islami. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari orang tua dan diharapkan menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi peserta didik di luar kelas.