MasanegaOfficial – Kamis, 18 Juni 2026 – MTsN 1 Malang menggelar rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H yang dirangkaikan dengan kegiatan Penerimaan Laporan Hasil Belajar (Rapor) peserta didik kelas VII dan VIII. Kegiatan yang berlangsung di Masjid MASANEGA ini dihadiri oleh seluruh wali peserta didik dan berlangsung dengan penuh khidmat serta sarat makna.
Acara dimulai tepat pukul 08.00 WIB dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak H. Masduki, M.Pd. Suasana religius dan penuh harapan mengawali kegiatan yang menjadi momentum refleksi sekaligus evaluasi hasil belajar peserta didik selama satu semester.

Selanjutnya, Kepala MTsN 1 Malang, Bapak Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I., menyampaikan sambutan sekaligus pesan kepada para wali peserta didik. Dalam sambutannya, beliau mengajak para orang tua untuk menghargai setiap perjuangan putra-putri mereka selama menempuh pendidikan di madrasah.
“Rapor bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan anak. Yang lebih penting adalah proses belajar, usaha, dan perkembangan karakter mereka. Teruslah mendoakan dan mendampingi anak-anak agar kelak meraih kesuksesan di masa depan,” tutur beliau.
Sebagai wujud kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai Islam, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim dan piatu dari SD/MI di sekitar lingkungan MTsN 1 Malang. Dana santunan berasal dari infak dan sedekah peserta didik, wali peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan MTsN 1 Malang. Sebagian dana yang terkumpul juga disalurkan kepada peserta didik MTsN 1 Malang yang membutuhkan.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Seminar Parenting yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. Hj. Muslihati, S.Ag., M.Pd., Guru Besar Bidang Ilmu Bimbingan dan Konseling Multibudaya Universitas Negeri Malang (UM).
Dalam paparannya, Prof. Muslihati menekankan pentingnya peran orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak sejak dini, bahkan sejak anak masih berada dalam kandungan. Beliau menyampaikan bahwa anak merupakan investasi berharga bagi orang tua yang harus dipersiapkan melalui pendidikan, pembiasaan yang baik, doa, dan ikhtiar yang berkesinambungan.
“Kesuksesan anak tidak hadir secara instan. Orang tua perlu mengiringi tumbuh kembang anak dengan doa yang tidak pernah putus, ikhtiar yang sungguh-sungguh, serta keteladanan yang baik agar mereka tetap fokus pada jalan kesuksesan yang diridhai Allah SWT,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Malang tidak hanya memberikan laporan hasil belajar peserta didik, tetapi juga memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendidik generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Momentum Tahun Baru Islam 1448 H pun menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menebarkan manfaat bagi sesama.
MasanegaOffial – Senin, 15 Juni 2026 – MTsN 1 Malang kembali menggelar AKSIOMASANEGA (Ajang Kreasi, Seni, Olahraga) sebagai salah satu rangkaian kegiatan menjelang berakhirnya pembelajaran Tahun Ajaran 2025/2026. Setelah peserta didik menyelesaikan Ujian Sumatif Akhir Semester pada pekan sebelumnya, kini saatnya mereka menunjukkan kemampuan, bakat, dan kreativitas melalui berbagai perlombaan yang menarik dan kompetitif.
Tahun ini, AKSIOMASANEGA dikemas dalam tema “Festival Anak: Petualangan Sherina – Shine, Rise, and Navigated.” Tema tersebut mengandung makna bahwa setiap peserta didik memiliki kesempatan untuk bersinar, berkembang, dan menemukan arah terbaik dalam mengembangkan potensi dirinya. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana aktualisasi bakat, minat, hobi, serta mempererat kekompakan antarsiswa.Berbagai cabang lomba diselenggarakan dalam kegiatan ini, di antaranya estafet, futsal, bulu tangkis, cerdas cermat, dan e-sport yang menjadi salah satu perlombaan dengan tingkat antusiasme peserta yang sangat tinggi. Seluruh perlombaan dilaksanakan di lingkungan MTsN 1 Malang selama dua hari, yakni pada 15 dan 17 Juni 2026.

Pembukaan AKSIOMASANEGA dilakukan secara resmi oleh Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau mengaitkan semangat kegiatan dengan atmosfer FIFA World Cup yang tengah menjadi perhatian masyarakat dunia.
“Semangat Piala Dunia itu bisa kita mulai dari kegiatan ini. Semangat berkompetisi, semangat berjuang, dan yang paling penting adalah sportivitas,” ujar beliau di hadapan seluruh peserta.
Beliau juga memberikan motivasi kepada para siswa agar berani mengambil kesempatan dan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki.
“Semangat! Masalah juara itu nomor dua. Yang terpenting adalah berani mengambil tindakan dan mencoba. Jika berani melangkah, maka kita akan mendapatkan sesuatu yang kita inginkan,” pesannya.
Sebagai tanda dimulainya rangkaian perlombaan, Kepala Madrasah kemudian membunyikan bel yang disambut tepuk tangan dan sorak semangat dari seluruh peserta.

Melalui AKSIOMASANEGA 2026, MTsN 1 Malang berharap peserta didik dapat mengembangkan karakter positif seperti sportivitas, kerja sama, percaya diri, dan pantang menyerah. Lebih dari sekadar mencari juara, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, berkreasi, dan menyalurkan potensi terbaik mereka dalam suasana yang menyenangkan dan penuh kebersamaan.
AKSIOMASANEGA bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang keberanian untuk tampil, belajar, dan berkembang bersama.
MasanegaOfficial. Minggu, 14 Juni 2026 – Program Kelas Agama MTsN 1 Malang menggelar kegiatan outbond di kawasan wisata Santera De Laponte, Pujon, pada Sabtu (13/6). Kegiatan ini dilaksanakan setelah para peserta didik menyelesaikan Sumatif Akhir Semester Genap dan Ujian Khusus Program Kelas Agama.
Outbond diikuti oleh seluruh peserta didik Program Kelas Agama, mulai dari kelas VII, VIII, hingga kelas IX yang beberapa hari sebelumnya telah mengikuti acara Pelepasan Angkatan 44 MTsN 1 Malang pada Rabu (10/6).

Sejak pagi hari, para peserta berangkat dari MTsN 1 Malang menggunakan dua bus rombongan. Kegiatan ini didampingi oleh Pengelola Program Kelas Agama, Wakil Kepala Madrasah, serta para tenaga pendidik yang mengajar di Program Kelas Agama.
Selain menjadi sarana rekreasi dan penyegaran setelah rangkaian ujian, kegiatan outbond kali ini juga diisi dengan sesi Parent Teaching yang menghadirkan Ibu Qori Fanani, wali santri salah satu peserta didik Kelas Agama. Beliau dikenal sebagai motivator yang sering mengisi berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan diri.
Dalam sesi tersebut, Ibu Qori Fanani memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat dalam belajar, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan. Penyampaian materi yang inspiratif dan komunikatif membuat para peserta antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.

Suasana kekeluargaan terasa hangat selama sesi parenting dan motivasi berlangsung. Interaksi yang akrab antara peserta didik, guru, dan narasumber semakin mempererat hubungan keluarga besar Program Kelas Agama MTsN 1 Malang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya memperoleh pengalaman rekreasi yang menyenangkan, tetapi juga mendapatkan bekal motivasi untuk terus berprestasi serta mengembangkan potensi diri sebagai generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing.
“Refreshing setelah ujian memang penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat semangat belajar, kebersamaan, dan karakter para santri,” ujar salah satu pendamping kegiatan.
Kegiatan outbond pun ditutup dengan penuh keceriaan dan kebersamaan, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta
MasanegaOfficial – Selasa, 2 Juni 2026 – MTsN 1 Malang melaksanakan kegiatan Pengumuman Kelulusan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa (2/6/2026) bertempat di Masjid MASANEGA. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika MTsN 1 Malang serta wali peserta didik kelas IX.
Pelaksanaan pengumuman kelulusan tahun ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia. Acara diawali dengan pembacaan istighatsah dan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Drs. H. Masduki, M.Pd., sebagai bentuk rasa syukur dan ikhtiar kepada Allah SWT atas proses pendidikan yang telah dilalui para peserta didik selama tiga tahun.

Memasuki acara inti, Kepala MTsN 1 Malang, Bapak Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I., menyampaikan sambutan sekaligus pesan kepada peserta didik dan wali murid. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa hasil ujian bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan peserta didik.
“Ujian jangan dijadikan barometer utama. Ini adalah perjuangan anak-anak selama tiga tahun di madrasah yang patut diapresiasi,” ujar beliau.
Beliau juga mengajak seluruh orang tua untuk senantiasa bersyukur atas capaian putra-putrinya serta terus memberikan dukungan dalam menempuh pendidikan pada jenjang berikutnya. Pada kesempatan tersebut, beliau turut menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta didik yang telah diterima di berbagai madrasah dan sekolah favorit, di antaranya MAN 2 Kota Malang, MAN 1 Kota Malang, serta lembaga pendidikan lainnya yang menjadi tujuan mereka.
Selain pengumuman kelulusan, pada kegiatan tersebut juga diserahkan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) kepada peserta didik. Nilai TKA kini menjadi salah satu syarat penting dalam proses pendaftaran ke jenjang pendidikan lanjutan.

Prestasi membanggakan juga ditunjukkan oleh peserta didik MTsN 1 Malang. Lebih dari 60 persen siswa memperoleh predikat baik pada hasil TKA. Bahkan, terdapat beberapa siswa yang berhasil meraih nilai sempurna (100) pada kedua mata pelajaran yang diujikan, yaitu Bahasa Indonesia dan Matematika.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dedikasi peserta didik, dukungan orang tua, serta kerja keras para guru dalam mendampingi proses belajar selama tiga tahun di MTsN 1 Malang. Semoga seluruh lulusan Tahun Ajaran 2025/2026 dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan terus mengukir prestasi yang membanggakan.
MasanegaOfficial – Rabu, 27 Mei 2026 – Masjid MASANEGA menggelar pelaksanaan Salat Idul Adha yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika MTsN 1 Malang, para santri Mahad Masanega, serta masyarakat sekitar yang turut hadir untuk bersama-sama menunaikan ibadah salat Idul Adha. Sejak pagi hari, jamaah telah memadati area masjid dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan.

Pada pelaksanaan Salat Idul Adha tahun ini, Muhammad Fahry Masrihan bertugas sebagai bilal. Sementara itu, imam sekaligus khatib dipercayakan kepada Drs. H. Masduki, M.Pd. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan pesan mendalam mengenai hakikat berkurban dalam kehidupan seorang muslim. Beliau menjelaskan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menjadi simbol keikhlasan, ketakwaan, dan kepatuhan kepada Allah SWT sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Selain itu, jamaah juga diajak untuk menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat rasa kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Nilai pengorbanan yang terkandung dalam ibadah kurban diharapkan mampu menumbuhkan sikap empati, kebersamaan, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Suasana khutbah berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan disimak dengan baik oleh seluruh jamaah yang hadir.

Setelah rangkaian salat dan khutbah selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan acara ramah tamah antara civitas akademika MTsN 1 Malang, santri Mahad Masanega, serta masyarakat sekitar. Momen tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat hubungan kekeluargaan antarwarga madrasah dan masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Idul Adha, keluarga besar MTsN 1 Malang juga melaksanakan penyembelihan hewan kurban yang terdiri atas satu ekor sapi dan satu ekor kambing. Proses penyembelihan dilakukan dengan tertib dan penuh semangat gotong royong oleh panitia dan warga madrasah. Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat di sekitar lingkungan madrasah.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sosial keluarga besar MTsN 1 Malang kepada masyarakat sekitar sekaligus sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada seluruh warga madrasah. Diharapkan, pelaksanaan Idul Adha tahun ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
MasanegaOfficial – Rabu, 20 Mei 2026. Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti Aula MTsN 1 Malang pada pagi hari ini dalam pelaksanaan Muwadda’ah ke-8 Program Kelas Agama bagi santri kelas IX C yang telah menuntaskan program belajarnya di kelas khusus keagamaan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, seluruh wakil kepala madrasah, guru pengajar Kelas Agama, para ustadz dan ustadzah pendamping program pengembangan diri, wali santri kelas, serta seluruh peserta didik Program Kelas Agama.
Acara diawali dengan kegiatan khatmul Qur’an bin nadzor yang dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh peserta didik Kelas Agama. Selanjutnya, para santri kelas IX C menampilkan khatmul Qur’an bil ghaib di atas panggung dengan penampilan yang apik dan membanggakan, menunjukkan hasil pembelajaran Al-Qur’an yang telah mereka tempuh selama mengikuti Program Kelas Agama.

Memasuki acara inti, pembacaan ayat suci Al-Qur’an disampaikan oleh Yasmin Najah Khairunnisa dari kelas VII E. Setelah itu, Ketua Program Kelas Agama, Ustadz Khoirul Anwar, M.A., menyampaikan laporan program kepada seluruh hadirin. Dalam laporannya, beliau menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pembelajaran dan pembinaan di Program Kelas Agama telah terlaksana dengan baik, dengan capaian yang beragam sesuai kemampuan masing-masing santri.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih kepada para wali santri yang telah mempercayakan putra-putrinya untuk menimba ilmu di Program Kelas Agama MTsN 1 Malang. Beliau juga mengapresiasi seluruh pengelola program yang telah mendampingi dan membimbing para santri dengan penuh dedikasi.
Tak hanya memberikan sambutan, beliau juga menyampaikan wejangan penuh makna melalui kisah Uwais al-Qarni. Diceritakan bagaimana besarnya cinta dan bakti Uwais kepada ibunya hingga beliau menggendong sang ibu berjalan kaki menempuh perjalanan panjang dari Yaman menuju Makkah demi menunaikan ibadah haji. Dari kisah tersebut, Kepala Madrasah mengajak seluruh santri untuk senantiasa berbakti kepada kedua orang tua, karena ridha Allah SWT terletak pada ridha mereka.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi ceremonial pemberian penghargaan kepada seluruh santri kelas IX sebagai simbol telah selesainya seluruh program pembelajaran di Kelas Agama. Setelah doa bersama, diumumkan pula berbagai kategori prestasi dalam Muwadda’ah ke-8, mulai dari Pengemban Amanah Terbaik, Duta Prestasi Madrasah, Santri Akademik, Santri Ulul Albab, hingga Santri Teladan.

Suasana Muwadda’ah ke-8 juga semakin mengharukan saat dibacakannya surat cinta dan ungkapan terima kasih yang ditulis langsung oleh para santri untuk orang tua mereka. Dengan penuh ketulusan, para santri menyampaikan rasa syukur, permohonan maaf, serta doa terbaik untuk ayah dan ibu yang selama ini telah mendampingi perjuangan mereka menuntut ilmu. Momen tersebut membuat suasana aula dipenuhi haru, bahkan tak sedikit wali santri, guru, dan peserta didik yang meneteskan air mata.
Puncak penghargaan diberikan kepada santri terbaik dalam kategori Santri Teladan Tahun 2026 pada Muwadda’ah ke-8 Program Kelas Agama, yakni Muhammad Fahry Masrihan. Penghargaan tersebut menjadi simbol apresiasi atas dedikasi, akhlak, dan prestasi yang telah ditunjukkan selama menempuh pendidikan di Program Kelas Agama.
Muwadda’ah ke-8 ini menjadi bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi juga momentum penuh doa dan harapan agar seluruh santri senantiasa menjaga ilmu, akhlak, dan nilai-nilai Al-Qur’an dalam setiap langkah kehidupan mereka di masa mendatang.
MasanegaOfficial – Rabu, 20 Mei 2026. MTsN 1 Malang melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Tahun 2026 pada Selasa, 20 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme.
Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Handik Kusmanto selaku Wakil Kepala Bidang Kesiswaan. Dalam amanatnya, beliau membacakan Sambutan Resmi Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 dari Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Pada peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, pemerintah mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.” Tema tersebut mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga dan mempersiapkan generasi muda sebagai penerus masa depan Indonesia.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian bangsa diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu program yang disoroti adalah Program Makan Bergizi Gratis yang kini mulai berjalan secara luas di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sebagai upaya membangun fondasi fisik generasi masa depan.
Lebih lanjut, peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menyalakan semangat “Boedi Oetomo” dalam berbagai lini kehidupan. Seluruh masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, diajak untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, serta memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama.
Melalui peringatan ini, MTsN 1 Malang berharap semangat kebangkitan nasional dapat terus tumbuh dalam diri seluruh peserta didik, sehingga mampu menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menjaga kedaulatan bangsa di masa depan.
MasanegaOfficial – Senin, 4 Mei 2026 -MTsN 1 Malang melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan serta seluruh peserta didik dengan penuh khidmat.
Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bapak Suliadi, S.Pd, menyampaikan sambutan resmi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. Dalam pidato tersebut, ditekankan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk merefleksikan dan menguatkan kembali semangat pendidikan nasional.

Disampaikan bahwa pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia melalui pengembangan potensi, karakter, dan akhlak mulia peserta didik. Pendidikan Indonesia juga berlandaskan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, yakni asah, asih, dan asuh, sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berilmu sekaligus berkarakter.
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, pemerintah menetapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta mendorong tercapainya tujuan pendidikan nasional secara optimal.Selain itu, dalam pidato tersebut juga ditekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai tanpa adanya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Seluruh elemen bangsa diajak untuk bersama-sama berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia.

Sebagai penutup, disampaikan pentingnya tiga hal utama dalam menjalankan kebijakan pendidikan, yaitu mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas. Dengan semangat Hardiknas, civitas MTsN 1 Malang diharapkan terus berkomitmen mewujudkan pendidikan yang bermutu demi terciptanya generasi Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.
MasanegaOfficial – Kamis, 30 April 2026. MTsN 1 Malang bekerja sama dengan UPT Puskesmas Gondanglegi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Fasilitasi Pelaksanaan First Aider Pertolongan Pertama Luka Psikologis (P3LP). Kegiatan ini dilaksanakan di aula madrasah dan diikuti oleh perwakilan guru pembimbing akademik, tim UKS, guru BK, anggota KKR, anggota PMR, serta perwakilan siswa dari setiap kelas.
Kegiatan ini merupakan bentuk upaya preventif dalam menyikapi meningkatnya kasus kenakalan remaja serta berbagai permasalahan psikologis atau kesehatan mental di kalangan pelajar. Melalui sosialisasi ini, peserta dibekali pemahaman dasar mengenai pentingnya pertolongan pertama pada luka psikologis, sehingga diharapkan mampu menjadi pendamping awal bagi teman sebaya yang membutuhkan.

Hadir sebagai pemateri, Bapak Rimbun dan Bapak Amirul dari UPT Puskesmas Gondanglegi, yang secara bergantian menyampaikan materi dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami. Keduanya menekankan pentingnya empati, kemampuan mendengar aktif, serta langkah-langkah sederhana dalam memberikan dukungan psikologis awal.
Peserta tampak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Suasana berlangsung interaktif dengan adanya sesi tanya jawab yang aktif. Bahkan, beberapa peserta turut berbagi pengalaman pribadi atau “curhat” terkait permasalahan yang pernah dialami, sehingga menambah kedalaman diskusi dan pemahaman bersama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat menjadi agen kepedulian di lingkungan madrasah, serta mampu menciptakan suasana yang lebih sehat secara mental, aman, dan saling mendukung di kalangan siswa.
MasanegaOfficial – . Rabu, 29 April 2026 — Usai salat Zuhur, MTsN 1 Malang menggelar kegiatan Doa Bersama dan Motivasi Sukses Ujian Madrasah serta Studi Lanjut bagi peserta didik kelas IX. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid MASANEGA dan diikuti oleh seluruh siswa kelas 9 dengan penuh khidmat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Madrasah, Wakil Kepala Madrasah, wali kelas 9, serta para guru pengajar kelas 9. Kegiatan dipandu oleh tim guru Bimbingan Konseling MTsN 1 Malang yang mengemas acara secara runtut dan bermakna.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan inspiratif, “Senang melihat anak bisa ditata. Amanah dijalankan untuk menjadikan generasi berilmu dan berakhlak.” Beliau juga menegaskan pentingnya ridha orang tua sebagai kunci keberhasilan, karena restu mereka akan memudahkan langkah meraih kesuksesan di masa depan.
Selanjutnya, doa bersama dipimpin oleh Drs. H. Masduki, yang memohon kelancaran dan keberkahan bagi seluruh siswa dalam menghadapi Ujian Madrasah serta perjalanan studi selanjutnya.
Memasuki sesi inti, peserta didik mendapatkan motivasi dari Bapak Deka Ramanta, M.Pd dengan tema “Unlock Your Best Version: Build Your Future”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa masa SMP atau MTs merupakan fase krusial dalam pencarian jati diri. Pada tahap ini, remaja mulai mengeksplorasi nilai, minat, serta peran sosial, seiring berkembangnya kemampuan berpikir abstrak yang memunculkan pertanyaan mendasar seperti “siapa saya” dan “apa yang saya inginkan”.

Ia juga menekankan bahwa untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi, diperlukan usaha maksimal agar fase ini dapat dilalui dengan baik tanpa terputus menuju tahap perkembangan berikutnya. Sesi motivasi dikemas secara interaktif dengan tanya jawab, sehingga peserta didik terlihat antusias dan tidak merasa bosan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta didik kelas 9 semakin siap secara mental, spiritual, dan akademik dalam menghadapi Ujian Madrasah serta mampu merancang masa depan dengan lebih terarah dan penuh keyakinan.