MTsN 1 Malang Kukuhkan Komitmen Madrasah Ramah Anak

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Senin, 25 Agustus 2025. Pagi ini MTsN 1 Malang menyelenggarakan Deklarasi Madrasah Ramah Anak (MRA). Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman madrasah ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H. Syahid, M.M., Pengawas Madrasah, Drs. H. Fathur Rahman, M.Pd., jajaran Komite Madrasah, tokoh masyarakat sekitar, serta seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 1 Malang.

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan konsep “BARISAN” yang merupakan akronim dari Bersih, Aman, Ramah, Indah, Inklusif, Sehat, Asri, dan Nyaman. Konsep ini menjadi dasar penerapan program Madrasah Ramah Anak (MRA), yang bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, menyenangkan, serta melindungi anak dari kekerasan dan diskriminasi.

“Kita berharap setelah deklarasi ini, MTsN 1 Malang menindaklanjuti secara serius sehingga pelaksanaan MRA dapat berjalan maksimal. Semoga kegiatan ini menjadi rule model, contoh teladan bagi madrasah lainnya dalam mewujudkan Madrasah Ramah Anak,” ujar Drs. H. Sahid, M.M.

Dalam momentum deklarasi ini, seluruh Keluarga Besar MTsN 1 Malang juga melakukan pengucapan komitmen bersama untuk mewujudkan madrasah yang benar-benar ramah anak. Komitmen tersebut menjadi ikrar kebersamaan seluruh civitas madrasah dalam menjaga, melindungi, serta memberikan hak-hak terbaik bagi peserta didik.

Selain itu, dilakukan pula prosesi penyematan selempang Duta Madrasah Ramah Anak oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Drs. H. Sahid, M.M., kepada dua siswa terpilih, yaitu Nizar Baihaqiy (9E) dan Kiran Adara Elvareta (8D). Keduanya dipercaya sebagai representasi siswa dalam mengampanyekan nilai-nilai ramah anak di lingkungan madrasah.

Sebagai simbol komitmen bersama, kegiatan diakhiri dengan penandatanganan spanduk Deklarasi Madrasah Ramah Anak oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang, Ketua Komite Madrasah, Pengawas Madrasah, Kepala Madrasah, dan tokoh masyarakat, serta 60 kader MRA MTsN 1 Malang.

Dengan adanya deklarasi ini, MTsN 1 Malang menegaskan langkahnya untuk menjadi madrasah yang peduli, ramah, dan berpihak pada kebutuhan serta perlindungan anak.

 

Corteva Agriscience Education di MTsN 1 Malang: Belajar Pertanian Modern dengan Cara Seru

MasanegaOfficia – Gondanglegi. Kamis, 21 Agustus 2025. MTsN 1 Malang menggelar kegiatan Corteva Agriscience Education yang menghadirkan pengalaman belajar unik dan menyenangkan bagi peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh Kader Madrasah Ramah Anak (MRA) serta perwakilan ketua kelas dari setiap tingkat.

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan Corteva Agriscience yang menekankan pentingnya inovasi serta peran generasi muda dalam mengembangkan pertanian modern. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ibu Utami Anita Herawati selaku Senior Program Manager Prestasi Junio Indonesia (PJI), dan dilanjutkan oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I, yang memberikan apresiasi penuh atas terselenggaranya kegiatan edukatif ini.

Sesi eksperimen menjadi momen yang paling ditunggu. Peserta diajak melakukan uji DNA buah stroberi dan apel dengan metode sederhana namun mengesankan. Suasana aula mendadak riuh penuh antusiasme ketika hasil eksperimen menunjukkan DNA buah benar-benar tampak jelas, menjadi pengalaman baru yang tak terlupakan bagi peserta.

Tak berhenti di situ, kegiatan dilanjutkan dengan praktik Ekoprint, yakni teknik mencetak motif alami dari daun dan bunga ke media kain sebagai bentuk pembelajaran ramah lingkungan. Kreativitas peserta terlihat dari hasil karya yang berwarna-warni dan penuh makna.

Keseruan makin bertambah saat seluruh peserta dibagi dalam kelompok untuk membuat es krim cokelat berbahan dasar susu UHT. Dengan peralatan yang telah disediakan, para siswa berkreasi sambil belajar kerja sama tim, menciptakan suasana hangat dan penuh tawa.

Salah satu peserta juga mengungkapkan kegembiraannya. “Seru sekali bisa melihat DNA buah dengan mata kepala sendiri. Apalagi saat membuat es krim, rasanya belajar jadi menyenangkan dan tidak membosankan,” tutur Abrar (9D), salah satu kader MRA.

Melalui program ini, MTsN 1 Malang bersama Corteva Agriscience berharap peserta didik tidak hanya memahami sains secara teoritis, tetapi juga mampu merasakannya secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai inovasi, kreativitas, dan kepedulian lingkungan pada generasi muda.

 

MTsN 1 Malang Kukuhkan Semangat Nasionalisme di HUT RI ke-80

MasanegaOfficia – Gondanglegi. Ahad, 17 Agustus 2025. Tepat hari ini bangsa Indonesia kembali memperingati momen bersejarah Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80. Dengan mengangkat tema besar “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, upacara detik-detik Proklamasi di berbagai daerah berlangsung khidmat, tak terkecuali di Lapangan Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan ini, civitas akademika MTsN 1 Malang ikut serta dalam upacara tingkat kecamatan dengan menghadirkan sebanyak 190 peserta didik kelas 9. Kehadiran para peserta didik tidak sekadar menjadi bentuk partisipasi, tetapi juga cerminan nyata dari semangat nasionalisme dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih bangsa ini dengan penuh perjuangan dan pengorbanan.

Kehadiran Bapak Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I, yang secara langsung mendampingi para guru, karyawan, serta peserta didik di tengah lapangan, menambah suasana upacara semakin khidmat dan bermakna. Beliau tidak hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi juga sebagai teladan yang menunjukkan komitmen tinggi dalam menanamkan semangat nasionalisme dan kebersamaan kepada seluruh keluarga besar MTsN 1 Malang.

Bagi peserta didik yang tidak dapat mengikuti upacara secara langsung di Lapangan Ketawang, pihak madrasah menghimbau untuk tetap menyemarakkan detik-detik Proklamasi melalui siaran televisi nasional, kanal YouTube resmi, media sosial, maupun mengikuti upacara di lingkungan masing-masing. Hal ini dilakukan agar seluruh peserta didik tetap dapat merasakan makna dan khidmatnya peringatan hari kemerdekaan, sekaligus memupuk rasa cinta tanah air meskipun dengan cara yang berbeda.

Dengan penuh haru dan kebanggaan, upacara HUT RI ke-80 ini menjadi pengingat bagi seluruh civitas akademika bahwa kemerdekaan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengisi dengan prestasi. Semoga semangat kemerdekaan ini terus hidup dalam hati setiap insan, terutama generasi muda yang kelak menjadi penerus bangsa.

 

 

 

Semarak Kemerdekaan ke-80 RI di MTsN 1 Malang, Meriah dan Kompak

MasangeaOfficia – Gondanglegi. Jumat, 15 Agustus 2025. Pagi ini suasana semangat kemerdekaan terasa di MTsN 1 Malang pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Seluruh guru, karyawan, dan peserta didik kompak mengenakan atasan merah dan bawahan putih sebagai wujud cinta tanah air.

Kegiatan diawali dengan senam pagi yang diikuti oleh seluruh civitas akademika MTsN 1 Malang. Senam ini merupakan bagian dari program Senam Ceria Madrasah Ramah Anak, dipandu langsung oleh Tim Madrasah Ramah Anak (MRA), Duta MRA, serta Tim OSIS Sirega Masanega. Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan.

Setelah senam, acara dilanjutkan dengan perlombaan khas Agustusan, di antaranya Lomba Kebersihan Kelas, Lomba Balap Tempeh, Lomba Laba-laba, Lomba Makan Kerupuk, Lomba Estafet Serbet, Lomba Bendera Sarung, Lomba Cantol Ceting, serta Lomba Memasak khusus Bapak Guru. Perlombaan ini menjadi ajang hiburan sekaligus sarana mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat kebersamaan.

Lomba memasak bapak-bapak guru sukses menyedot perhatian siswa yang berjubel di sekitar stand, membuat panitia harus sigap mengatur kerumunan. Keseruan berlanjut saat ibu-ibu guru berlaga di balap tempeh, disambut sorakan riuh penonton.

Kegiatan lomba Agustusan di MTsN 1 Malang diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan rasa cinta tanah air di kalangan seluruh warga madrasah. Nilai-nilai persatuan yang terjalin selama perlombaan ini diharapkan terus terpelihara, menjadi energi positif dalam menciptakan lingkungan belajar yang harmonis

Program Kelas Bilingual MTsN 1 Malang Gelar Sosialisasi Arabic Camp: Wujudkan Siswa Cakap Berbahasa Arab

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Jumat, 15 Agustus 2025. Program Kelas Bilingual Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Malang kembali mengadakan sosialisasi Program Arabic Camp untuk kelas bilingual tahun ajaran 2025–2026. Kegiatan ini merupakan agenda wajib tahunan yang dilaksanakan secara bergantian antara Arabic Camp dan English Camp. Tahun ini, giliran Arabic Camp menjadi fokus utama untuk mengasah kemampuan bahasa Arab peserta didik secara praktis.

Sosialisasi dilaksanakan di Aula MTsN 1 Malang dan dihadiri oleh wali peserta didik dari kelas Bilingual 7C, 7D, 8B, dan 9B. Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Bapak Suliadi, S.Pd., yang menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran aktif di luar kelas. Selanjutnya, sosialisasi program disampaikan oleh Ketua Program Kelas Bilingual, Ibu Hj. Umi Azizah, M.Pd., yang memaparkan teknis pelaksanaan dan aturan selama camp.

Program Arabic Camp akan berlangsung selama 7 hari 6 malam di Taman Dolan, Bumiaji, Kota Batu, pada 27 Oktober – 2 November 2025. Pembimbing kegiatan berasal dari Akademi Bahasa Arab Indonesia (Akbar.id), yang terdiri dari dosen, alumni Pendidikan Bahasa Arab, dan penutur asli dari negara-negara berbahasa Arab.

Tujuan kegiatan ini meliputi peningkatan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab, menumbuhkan semangat belajar yang aktif dan kontekstual, menanamkan nilai karakter Islami seperti kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antar peserta didik lintas kelas.

Berbagai kegiatan menarik akan disuguhkan, mulai dari kelas indoor dan outdoor, permainan bahasa, baca kitab kuning, panggung bahasa, komunikasi langsung dengan native speaker, shalat berjamaah, baca wirid dan Al-Qur’an bersama, training motivasi, hingga pretest dan posttest.

Madrasah menegaskan bahwa peserta wajib mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mematuhi jadwal, menggunakan bahasa Arab selama camp, serta menjaga adab dan akhlak Islami. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari orang tua dan diharapkan menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi peserta didik di luar kelas.

 

Upacara Penuh Inspirasi: Kurikulum Berbasis Cinta Diperkenalkan dan Prestasi Peserta Didik Warnai Pagi di MTsN 1 Malang

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Senin, 21 Juli 2025. Upacara bendera yang rutin digelar setiap hari Senin di MTsN 1 Malang berlangsung dengan penuh khidmat, semangat, dan makna mendalam. Lebih dari sekadar seremonial pembuka pekan, kegiatan ini telah menjadi wadah strategis untuk menyampaikan evaluasi pembelajaran, menyebarluaskan informasi penting, sekaligus momentum apresiasi terhadap peserta didik berprestasi yang telah mengharumkan nama madrasah dalam berbagai ajang perlombaan selama sepekan terakhir.

Yang membuat upacara kali ini terasa spesial adalah amanat dari pembina upacara, yaitu Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Bapak Suliadi, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau memperkenalkan konsep Kurikulum Berbasis Cinta, sebuah pendekatan pembelajaran yang diinisiasi oleh Kementerian Agama.

Dalam pidatonya, Bapak Suliadi menyampaikan bahwa:

“Kurikulum Berbasis Cinta adalah kurikulum yang membentuk peserta didik menjadi pribadi yang nasionalis, humanis, naturalis, dan toleran—serta senantiasa mengedepankan cinta dalam setiap aspek kehidupan, baik di madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.” Ujarnya

Beliau juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya menekankan pada capaian akademik semata, tetapi juga pada nilai-nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap sesama.

Dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta ini, diharapkan seluruh warga madrasah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan, saling menghargai, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan.

Sebelum Upacara ditutup diumumkan sederet prestasi yang berhasil diraih oleh peserta didik MTsN 1 Malang dalam dalam sepekan kemarin sebagai bentuk apresiasi atas semangat belajar dan kerja keras para peserta didik. Diantaranya Juara 1 Tingkat Nasional oleh Alivia Lovie Zhivana (8F) dalam Pencak Silat Kelas Tanding Pra Remaja, Medali Perunggu Bidang MST oleh Fadhilah Widhi Zahra Amadika (9A) dan Nadif Hafshah Rasendrya (9A), Medali Perunggu Bidang ISH oleh Qonita Fairuz Mumtazah (9C) dan Zarina Zahra (9C), dan Azra Anindya Nurfaiza (8C) yang meraih tiga penghargaan sekaligus, yaitu Medali Perak Bidang IPS (Alberta Competition 7.0), Medali Perak Bidang IPA, dan Medali Emas IPA Olimpiade Unggul USU ke-6 Internasional.

 

MTsN 1 Malang Kukuhkan Komitmen Pendidikan Lewat Penyerahan Peserta Didik Baru dan Seminar Parenting

MasanegaOfficial – Gondanglegi, 18 Juli 2025. MTsN 1 Malang menyelenggarakan kegiatan Penyerahan Peserta Didik Kelas 7 Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan Seminar Parenting bertajuk “Mendampingi Anak Menghadapi Tantangan, Memotivasi Meraih Prestasi”. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Masjid MASANEGA dan dihadiri oleh seluruh wali peserta didik kelas 7, jajaran komite madrasah, serta para guru.

Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen penyerahan peserta didik dari orang tua ke madrasah bukan hanya simbolik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dan amanah besar dari para orang tua.

“Kami menerima anak-anak dengan tangan terbuka, untuk bersama-sama mendidik dan membina mereka menjadi generasi Qurani, berprestasi, dan berkarakter,” tegas beliau.

Apresiasi juga datang dari H. Abdul Rohim, S.Pd.I, yang mewakili Ketua Komite Madrasah. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya sinergi antara madrasah dan orang tua sebagai pilar utama keberhasilan pendidikan.

“Kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi dan membangun visi bersama dalam mendampingi anak-anak di fase awal menuju remaja,” ujarnya.

Salah satu perwakilan wali peserta didik kelas 7 juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pihak madrasah atas penyambutan yang hangat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penyambutan hangat dari pihak madrasah. Kami menitipkan anak-anak bukan sekadar untuk diajari ilmu, tetapi juga untuk dibentuk akhlaknya,” ungkapnya penuh harap.

Acara dilanjutkan dengan Seminar Parenting yang menghadirkan narasumber inspiratif, Dr. Muallifah, S.Psi., M.A., dosen Psikologi dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya peran orang tua dalam menjadi pendamping yang aktif dan relevan bagi anak-anak di era digital.

“Orang tua kini harus hadir, bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara emosional. Bukan hanya ibu, peran ayah pun sangat krusial. Fenomena fatherless dan penggunaan gawai tanpa kontrol bisa memicu berbagai masalah psikologis dan sosial pada anak. Mari kita bimbing anak-anak dengan cinta dan kesadaran penuh,” tutur beliau.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penuh makna dalam perjalanan pendidikan peserta didik baru di MTsN 1 Malang, sekaligus memperkuat kolaborasi antara madrasah dan keluarga dalam mencetak generasi yang unggul dan berakhlakul karimah.

MTsN 1 Malang Gelar Apel Pembukaan MATSAMA Tahun Ajaran 2025/2026 dengan Semangat “TARUNA MAHABBA”

MasanegaOfficialGondanglegi, Senin, 14 Juli 2025. Mengawali tahun ajaran baru 2025/2026, MTsN 1 Malang menyelenggarakan Apel Pembukaan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) yang berlangsung di halaman madrasah. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I., yang turut memberikan sambutan dan pesan inspiratif kepada seluruh peserta didik baru.

MATSAMA tahun ini mengusung tema “TARUNA MAHABBA”, yang berarti generasi muda yang penuh cinta. Tema ini membawa makna mendalam: mencintai Allah SWT, menjadi pribadi yang humanis, berprestasi, dan berakhlakul karimah. Tema ini diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik baru yang religius, penuh cinta, santun, dan aktif dalam kehidupan sosial dan akademik.

Rangkaian kegiatan MATSAMA dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 14 hingga 17 Juli 2025. Selama pelaksanaannya, para peserta didik baru akan mendapatkan berbagai materi pembinaan dan pengenalan lingkungan madrasah, diantaranya tentang Sejarah MTsN 1 Malang, Struktur Madrasah, Moderasi Beragama, Madrasah Ramah Anak, Bijak Bermedsos, Anti Bullying, Latihan Baris Berbaris (LBB), serta beberapa materi penting lainnya.

Kegiatan akan ditutup dengan Talent Hunt, yaitu pertunjukan bakat dari seluruh ekstrakurikuler yang ada di MTsN 1 Malang. Ajang ini menjadi wadah bagi peserta didik baru untuk menunjukkan potensi, minat, dan bakatnya, serta sebagai langkah awal dalam melanjutkan estafet prestasi madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menegaskan bahwa tujuan utama MATSAMA adalah menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, yaitu dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menumbuhkan cinta tanah air, sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang harus ditanamkan sejak dini.

Sebagai simbol dimulainya MATSAMA secara resmi, dilakukan penyematan tanda peserta oleh Kepala Madrasah kepada perwakilan peserta didik kelas 7, disaksikan oleh seluruh civitas akademika MTsN 1 Malang. Acara kemudian dilanjutkan dengan pelepasan burung merpati, sebagai simbol harapan akan masa depan yang cerah dan penuh kedamaian bagi seluruh peserta didik baru.

Dengan semangat TARUNA MAHABBA, MTsN 1 Malang siap membimbing para siswa baru untuk tumbuh menjadi pribadi yang penuh cinta, cerdas, dan berkarakter mulia.

 

MTsN 1 Malang Jadi Tuan Rumah Pawai Obor Porprov Jatim IX 2025 di Kecamatan Gondanglegi

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Selasa, 24 Juni 2025. Suasana semarak menyelimuti MTsN 1 Malang pada hari ini saat menjadi tuan rumah penyambutan Kirab Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur IX Tahun 2025 untuk wilayah Kecamatan Gondanglegi. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan Porprov Jatim IX yang digelar serentak di wilayah Malang Raya.

Kirab obor Porprov Jatim memasuki Kabupaten Malang mulai hari Senin kemarin (23/6), dan pada hari kedua rute kirab dilanjutkan ke wilayah selatan, termasuk Kecamatan Gondanglegi. Setelah sehari sebelumnya api obor dikirab dari Kecamatan Lawang hingga Tumpang, estafet berlanjut dan tiba di MTsN 1 Malang sekitar pukul 13.30 yang mendapat kehormatan sebagai titik penyambutan di Kecamatan Gondanglegi.

Penyambutan berlangsung meriah dengan dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Gondanglegi, yakni Camat Gondanglegi, Kapolsek, Danramil, serta Kepala Desa Sepanjang. Turut menyemarakkan kegiatan ini adalah keluarga besar MTsN 1 Malang dan warga sekitar yang antusias menyambut kedatangan obor Porprov.

Sebagai bentuk penghormatan dan hiburan, para peserta didik MTsN 1 Malang turut mempersembahkan penampilan seni budaya berupa Tari Bapang dan Tari Suko Pari Suko. Penampilan ini menjadi wujud kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus menyemarakkan suasana kirab.

Untuk diketahui, api obor Porprov Jatim IX akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Batu dan Kota Malang. Puncak kirab akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, dan akan menjadi bagian dari pembukaan resmi Porprov oleh Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, pada Sabtu (28/6/2025).

Kehormatan sebagai tuan rumah kirab ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi MTsN 1 Malang dan menjadi momentum untuk menunjukkan eksistensi madrasah dalam mendukung kegiatan besar tingkat provinsi.

 

Rapat Kerja MTsN 1 Malang: Menguatkan Sinergi Menuju Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia di Era Transformasi dan Digitalisasi Pendidikan

MasanegaOfficial – Gondanglegi. Selasa, 26 Juni 2025. MTsN 1 Malang menggelar Rapat Kerja (Raker) dalam rangka penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Madrasah (RKAM) Tahun Ajaran 2025/2026 dengan tajuk “Menguatkan Sinergi Menuju Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia di Era Transformasi dan Digitalisasi Pendidikan.” Kegiatan ini dilaksanakan di aula madrasah dan dihadiri oleh seluruh keluarga besar MTsN 1 Malang, yang terdiri dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta seluruh anggota Komite Madrasah.

Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Komite Madrasah, Bapak Hendri Kusuma. Beliau menegaskan dukungan penuh dari pihak komite terhadap seluruh program dan kegiatan MTsN 1 Malang. “Kami, Bapak-Ibu Komite, mendukung sepenuhnya seluruh kegiatan yang ada di MTsN 1 Malang. Semoga lebih baik, lebih tertib administrasi, dan berjalan lancar,” ungkapnya.

Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya akuntabilitas penggunaan dana. “Kami memohon kepada pengguna anggaran yang berkaitan dengan komite agar bisa menggunakan dan mempertanggungjawabkan dana dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Kemudian kegiatan Raker dibuka secara resmi oleh Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pihak madrasah dan komite dalam mewujudkan visi pendidikan yang berkualitas. “Mudah-mudahan komite bukan hanya sebagai tameng, tapi juga memiliki rasa tanggung jawab bersama dalam memajukan madrasah,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh elemen madrasah dalam menjaga dan meningkatkan prestasi. “Kita tidak boleh lengah, karena sudah banyak madrasah lain yang terus mengejar prestasi MTsN 1 Malang,” tegas beliau.

Menutup sambutan, beliau menyampaikan harapan besar, “InsyaAllah dalam satu tahun ke depan, MTsN 1 Malang akan menjadi madrasah internasional dalam rangka menyongsong Generasi Emas 2045.”

Acara dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh masing-masing bidang, meliputi bidang kurikulum, kesiswaan, hubungan masyarakat (Humas), sarana dan prasarana (sarpras), serta bagian tata usaha. Setiap bidang memaparkan rencana kegiatan prioritas serta strategi anggaran untuk menunjang pencapaian tujuan strategis madrasah di tahun pelajaran yang akan datang.

Kegiatan ini menjadi langkah bersama MTsN 1 Malang untuk menyusun program yang lebih baik, mempererat kerja sama semua pihak, dan mempersiapkan madrasah menuju kemajuan di era digital dan global.