MasanegaOfficial – Gondanglegi. Selasa, 25 November 2025. MTsN 1 Malang menggelar upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 pada Senin pagi dalam suasana yang khidmat dan penuh kehangatan. Seluruh civitas akademika MTsN 1 Malang mengikuti upacara ini dengan tertib, mengenakan wastra nusantara atau busana bernuansa budaya Indonesia, yang semakin menambah kesakralan dan kekhidmatan peringatan tersebut. Tahun ini, HGN mengusung tema “Merawat Semesta dengan Cinta”, sebuah ajakan untuk menumbuhkan kepedulian, kasih sayang, dan dedikasi dalam dunia pendidikan maupun kehidupan sosial.

Upacara dipimpin oleh Pembina Upacara, Bapak Muhammad Kholik, S.Pd. (Guru PKn), yang dalam amanatnya menekankan pentingnya cinta sebagai landasan dalam setiap tindakan. Beliau menyampaikan, “Kata kuncinya adalah cinta. Untuk itu, cinta selalu berhubungan dengan hati, hati berhubungan dengan rasa, dan rasa berkaitan dengan etika. Dalam kesempatan ini, saya mengajak anak-anak untuk selalu mengedepankan hati dalam segala tindakan.”
Menutup amanatnya, beliau kembali memberikan pesan mendalam mengenai peran guru di madrasah: “Bapak Ibu guru memiliki tiga status bagi kalian, yaitu sebagai orang tua, sebagai guru, dan sebagai teman. Maka jangan pernah canggung jika ingin bertanya tentang apa pun.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa guru hadir tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pendamping dan sahabat dalam proses belajar.

Suasana haru menyelimuti halaman madrasah ketika seluruh Bapak/Ibu guru menerima tanda cinta dari peserta didik sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih atas dedikasi mereka. Momen ini memperlihatkan eratnya hubungan emosional antara guru dan siswa, serta memperkuat atmosfer kekeluargaan yang selama ini menjadi ciri khas MTsN 1 Malang.
Kesuksesan upacara tidak lepas dari peran para petugas yang terdiri dari para guru, yaitu Pembawa Acara Nurul Fitriyah, S.Mat.; Pemimpin Pasukan Supandri, S.Pd. dan Ahmad Maghfur, S.S.; Pemimpin Upacara Achmad Nova Tedy Pratama, S.Pd.; Ajudan Hanif Setyawan Bisrie, S.Psi.; Pengibar Bendera Yana Fajar Prakasa, S.Pd., M.Si., Ulin Nihayah, S.Pd., dan Wahyu Dwi Firdana, S.Psi.; Pembaca UUD 1945 Zuli Rokhmawati Fauzi, S.Pd.; Pembaca Doa Dita Eka Cahyani, S.Psi.; Dirigen Siti A’isyah, S.Pd.; serta Perwira Upacara Achmad Dzulfikri Almufti Asyhar, S.Pd.
Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di MTsN 1 Malang ini diharapkan menjadi momentum penting untuk semakin mempererat hubungan antara guru dan siswa, sekaligus memotivasi seluruh tenaga pendidik agar terus menghadirkan pendidikan terbaik bagi generasi penerus bangsa.
MasanaegaOfficial – Gondanglegi.Sabtu, 15 November 2025 — MTsN 1 Malang berhasil menyelenggarakan kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) pada tanggal 14–15 November 2025. Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kerja sama bagi para peserta didik melalui berbagai aktivitas yang edukatif dan menyenangkan.

Kegiatan dimulai pada Jumat, 14 November 2025, pukul 13.00 WIB dengan pengecekan peserta, dilanjutkan Upacara Pembukaan Perjusa. Setelah apel pembukaan, rangkaian kegiatan semakin seru dengan Lomba Pionering dan SMS (Sandi, Morse, Semaphore) yang mengasah keterampilan, kreativitas, serta kerja sama tim.
Memasuki malam hari, suasana Perjusa semakin hangat. Para peserta mendapatkan kesempatan untuk unjuk bakat dan kreativitas dalam Pentas Seni. Gelak tawa, tepuk tangan, serta sorakan teman-teman menjadikan malam itu penuh warna. Kemeriahan kemudian ditutup megah dengan Upacara Api Unggun, yang menjadi momen paling hangat, penuh kebersamaan, dan paling membekas bagi seluruh peserta.

Pada hari kedua (15/11), kegiatan dimulai dengan Salat Subuh berjamaah, senam pagi, sarapan, dan dilanjutkan dengan Jelajah Medan, sebuah aktivitas yang menantang ketangkasan, ketelitian, dan kekompakan peserta di alam terbuka. Semua proses berjalan lancar, tertib, dan penuh antusiasme.

Kegiatan Perjusa ditutup melalui Apel Penutupan dan Pembagian Hadiah sebagai bentuk apresiasi bagi para peserta atas semangat dan prestasi mereka. Acara diakhiri dengan momen sayonara, menandai berakhirnya kegiatan Perjusa 2025 yang penuh pengalaman berkesan.
Dengan selesainya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat membawa pulang nilai-nilai positif seperti kedisiplinan, kerja sama, kemandirian, dan rasa tanggung jawab sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.
MasanegaOfficial – Malang, 10 November 2025 Di tengah atmosfer kompetisi yang penuh gagasan kreatif, siswa–siswi MTsN 1 Malang tampil percaya diri dalam ajang prestisius Kreasi (Kompetisis Riset dan Inovasi Siswa Indonesia) tahun 2025 tingkat nasional yang berlangsung di Royal Palm Hotel, Cengkareng, Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan para pelajar terbaik dari berbagai daerah, dengan satu tujuan yang sama: menghadirkan solusi kreatif dan inovatif melalui karya tulis ilmiah.
Dalam suasana kompetisi yang ketat itu, tim MTsN 1 Malang berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Dua tim menyabet medali perunggu melalui karya mereka pada bidang MSTL (Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan) atas nama Intan Ayu Ramadhani (9D) dan Intan Khoirun Ummah (9A), serta bidang ISHK (Ilmu Sosial, Humaniora, dan Kebudayaan) atas nama Abrar Bahy Al Ayyubi Rochmatulloh (9D) dan M. feril Wira Atmaja (9E). Mereka menunjukkan kemampuan Menyusun dan mempresentasikan karya yang luar biasa dihadapan dewan juri.

Tidak hanya berhenti pada dua medali, semangat berkarya siswa MTsN 1 Malang juga diwujudkan oleh tiga kelompok lain yang berhasil meraih penghargaan Honorable Mention. Atas nama Kayla Alzena Athalia (9A), Febriana Dwira Prameswari (9A), Manzila Qurrota A’yun (9A), dan Himayatul Marhamah (9A) pada bidang MSTL (Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan), serta Laila Mufarroha (9D) dan Rifna Faiqotun Nafisah (9E) pada bidang ISHK (Ilmu Sosial, Humaniora, dan Kebudayaan) Pencapaian ini memberikan pesan kuat bahwa budaya meneliti dan menulis ilmiah di MTsN 1 Malang bukan hanya secuil aktivitas eksklusif, tetapi telah tumbuh sebagai tradisi akademik yang menghasilkan kualitas.
Di balik prestasi tersebut, terdapat perjalanan riset yang tidak singkat. Proses merumuskan masalah, menyusun latar belakang, mengumpulkan data, hingga mengemas temuan dalam tulisan ilmiah menjadi latihan mental berpikir ilmiah yang nyata. Anak-anak tidak hanya menulis, tetapi juga belajar menjadi peneliti muda yang mampu mempertanggungjawabkan gagasan.
Kepala MTsN 1 Malang menyampaikan rasa syukur atas capaian ini dan menyebut bahwa prestasi tersebut bukan sekadar medali, tetapi representasi transformasi cara belajar: dari pasif menjadi aktif, dari menghafal menjadi meneliti, dari menerima menjadi mencipta.

Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa madrasah mampu memberi ruang yang sama luasnya dengan sekolah umum dalam dunia sains dan ilmu sosial. MTsN 1 Malang memperlihatkan bahwa semangat meneliti, menulis, dan menemukan ide baru, dapat tumbuh subur di lingkungan madrasah.
Lebih jauh, pencapaian ini diharapkan dapat menginspirasi siswa lain untuk berani bermimpi, meneliti, menulis, dan membuka masa depan dengan daya cipta. Karena penelitian bukan hanya milik kampus, bukan hanya milik ilmuwan senior, tetapi dapat dimulai sejak bangku madrasah.
MTsN 1 Malang tidak hanya “ikut lomba”. Mereka tampil dan menunjukkan bahwa karya ilmiah adalah bahasa baru generasi ini untuk menyuarakan gagasan, menunjukkan daya pikir, dan merancang solusi bagi masa depan.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Senin, 10 November 2025 – MTs Negeri 1 Malang melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan dengan penuh khidmat di halaman madrasah. Upacara ini diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga seluruh peserta didik.
Petugas upacara membacakan Sepuluh Pesan Pahlawan Nasional yang mengingatkan kembali semangat juang dan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bapak Ahmad Khoiron, S.E, guru IPS MTsN 1 Malang.

Dalam amanatnya, Bapak Khoiron membacakan Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang menekankan tema peringatan tahun ini:
“Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”
Amanat tersebut mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk meneladani semangat juang para pahlawan dengan cara-cara baru—bukan lagi dengan bambu runcing, tetapi melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian yang tulus untuk melawan kemiskinan dan kebodohan. Gus Ipul juga mengingatkan pentingnya mewujudkan semangat kepahlawanan dalam aksi nyata dan kesetiakawanan sosial sekecil apa pun demi kemaslahatan bersama.
Sebagai penutup amanah, Bapak Khoiron berpesan,
“Berbuat baiklah kepada orang lain. Jika tidak bisa berbuat baik, minimal jangan menyakiti orang lain.”

Usai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama madrasah dalam ajang KREASI Tingkat Nasional Tahun 2025. Mereka menorehkan kebanggaan melalui berbagai bidang kompetisi, di antaranya Honorable Mention Bidang Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan yang diraih oleh Tim Inhaler (Kayla Alzena Athalia dan Febriana Dwira Prameswari, kelas IX A) serta Tim Magma (Manzila Qurota A’yun dan Himayatul Marhamah, kelas IX A). Pada Bidang Ilmu Sosial, Humaniora, dan Kemanusiaan, Tim Djavacom (Laila Mufarroha, IX D, dan Rifna Faiqotun Nafiah, IX C) juga memperoleh Honorable Mention. Tak hanya itu, prestasi membanggakan juga diraih melalui Bronze Medal Bidang Matematika, Sains, Teknologi, dan Lingkungan oleh Tim Green Diesel (Intan Ayu Ramadhani, IX D, dan Intan Khoirun Ummah, IX A), serta Bronze Medal Bidang Ilmu Sosial, Humaniora, dan Kemanusiaan oleh Tim Halal Tourism (Abrar Bahy Al Ayyubi Rochmatulloh, IX D, dan M. Feril Wira Atmaja, IX E). Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat juang dan inovasi siswa MTsN 1 Malang dalam mengharumkan nama madrasah di tingkat nasional.
MasanegaOfficial – Gondanglegi, 28 Oktober 2025 — MTs Negeri 1 Malang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda pada Selasa pagi (28/10). Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme di halaman madrasah.

Upacara tersebut dipimpin oleh Bapak Suliadi, S.Pd, selaku Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, yang bertindak sebagai pembina upacara. Kegiatan diawali dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh petugas upacara, diikuti dengan pembacaan teks Pancasila, UUD 1945, dan Janji Sumpah Pemuda yang menggema dengan penuh semangat.
Dalam amanatnya, Bapak Suliadi menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh peserta didik agar menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai sarana meneguhkan semangat belajar dan berkarya.
“Gunakan ilmu pengetahuan yang kalian miliki untuk membangun negeri tercinta, Indonesia. Dalam lingkup kecil, bangunlah MTsN 1 Malang agar semakin maju dan berprestasi,” tuturnya.
Beliau juga menekankan pentingnya karakter generasi muda yang bernalar kritis dan santun, kompetitif namun tetap berempati, serta modern tanpa melupakan nilai-nilai luhur bangsa.
“Jadilah pemuda-pemudi yang berpikir kritis, berkompetisi dengan cara yang baik, berprestasi, dan tetap peduli. Kalian boleh modern, tapi jangan pernah melupakan akar nilai-nilai Pancasila,” pesannya.

Selain menanamkan semangat kebangsaan, kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diterapkan di MTsN 1 Malang. KBC mengusung “Panca Cinta”, yaitu lima pilar nilai inti yang menjadi fondasi pendidikan holistik berbasis cinta. Kelima pilar tersebut meliputi cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, cinta kepada diri dan sesama, cinta kepada ilmu pengetahuan, cinta kepada lingkungan, serta cinta kepada bangsa dan negara.
Menutup amanatnya, beliau berharap agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bersatu, maju, berdaulat, damai, dan sejahtera.
Dengan semangat Sumpah Pemuda dan nilai-nilai Panca Cinta, MTsN 1 Malang berkomitmen mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berjiwa cinta tanah air.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Senin, 27 Oktober 2025 — Suasana pagi di MTsN 1 Malang tampak semarak dan penuh semangat. Seluruh peserta didik Program Kelas Bilingual berangkat menuju Arabic Camp yang diselenggarakan di Kota Batu. Kegiatan ini akan berlangsung selama satu minggu, mulai 27 Oktober hingga 2 November 2025, sebagai bagian dari program unggulan kelas Bilingual dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Arab peserta didik.
Acara pelepasan peserta Arabic Camp dilaksanakan di depan gedung Ma’had MTsN 1 Malang. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Program Kelas Bilingual, Ibu Hj. Azizah, M.Pd, yang berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.
“Jagalah etika, pahami tata tertib yang berlaku, dan jangan lupa menjaga kesehatan selama kegiatan berlangsung,” tutur beliau dalam sambutannya.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I. Beliau menegaskan pentingnya memanfaatkan kesempatan emas ini untuk mengembangkan diri.
“Gunakan kesempatan yang baik ini dengan maksimal. Jangan sia-siakan jerih payah dan keringat orang tua yang telah membiayai kegiatan ini. Tunjukkan bahwa kalian bisa menjadi generasi hebat,” pesan beliau dengan penuh semangat.
Beliau juga menambahkan agar kegiatan Arabic Camp ini dapat memberikan manfaat besar bagi peningkatan prestasi dan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Arab.

Di kesempatan yang sama, salah satu peserta didik kelas 9 bernama Dini mengungkapkan harapannya terhadap kegiatan ini.
“Saya sangat senang bisa ikut Arabic Camp. Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan saya dalam berbicara bahasa Arab,” ujarnya dengan penuh antusias.
Setelah acara pelepasan selesai, para peserta didik menaiki kendaraan yang telah disiapkan, disaksikan oleh para orang tua mereka yang turut memberikan doa dan semangat.
Kegiatan Arabic Camp 2025 ini diharapkan menjadi wadah bagi para peserta didik untuk memperdalam kemampuan bahasa Arab secara praktis melalui berbagai kegiatan interaktif, edukatif, dan menyenangkan di lingkungan yang sejuk dan kondusif di Kota Batu.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Senin, 27 Oktober 2025 — Kabar membanggakan kembali datang dari MTs Negeri 1 Malang. Dua peserta didik berhasil mengharumkan nama madrasah dalam ajang Java English Competition (JEC) 2025, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya Sabtu kemarin (25/10).
Pada kompetisi tingkat regional tersebut, Heisya Arifa Rizqula (kelas 9B) meraih Juara Harapan 3 se-Jawa dalam cabang Storytelling, sedangkan Atharagha Zuhaeryl Efendi (kelas 8B) berhasil meraih Juara Harapan 2 se-Jawa dalam cabang English Speech.

Kedua peserta didik tersebut menampilkan performa terbaik dengan kemampuan berbicara bahasa Inggris yang fasih, ekspresif, dan penuh percaya diri. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah merupakan kunci keberhasilan dalam mencapai prestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen terhadap peningkatan mutu pembelajaran, MTs Negeri 1 Malang terus mendorong peserta didik untuk mengembangkan potensi dan berani tampil di berbagai ajang kompetisi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Partisipasi dalam Java English Competition (JEC) 2025 merupakan salah satu langkah konkret madrasah dalam membentuk generasi yang cerdas, percaya diri, dan berwawasan global. Melalui kegiatan seperti Speech Contest dan Storytelling, siswa dilatih untuk berpikir kritis, berkomunikasi secara efektif, serta memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia di tingkat yang lebih luas.

Keikutsertaan dan keberhasilan peserta didik MTs Negeri 1 Malang dalam ajang Java English Competition 2025 merupakan wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung program “Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia.”
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan, menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, dan berani berprestasi di berbagai bidang.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Rabu, 22 Oktober 2025 — MTsN 1 Malang memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 dengan menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman madrasah. Seluruh civitas akademika, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga peserta didik, mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kompak mengenakan busana khas santri.
Tahun ini, Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan tema peringatan Hari Santri 2025 yaitu “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.” Tema ini mengandung semangat agar santri masa kini tidak hanya menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan, tetapi juga berkontribusi dalam membangun peradaban global.

Dalam upacara tersebut, turut dibacakan Resolusi Jihad dan Ikrar Santri sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ustadz Nanang Sholihuddin, M.Pd, selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana Prasarana sekaligus guru Bahasa Arab. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan sejarah singkat lahirnya Hari Santri yang ditetapkan berdasarkan peristiwa bersejarah Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945.
Lebih lanjut, Ustadz Nanang mengingatkan bahwa “Santri sejati adalah mereka yang khidmah atau melayani.” Menurut beliau, bentuk khidmah santri diwujudkan dalam pengabdian kepada kiai dan guru, yaitu dengan sikap ikhlas membantu, menaati, dan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. “Filosofi khidmah seorang santri dapat dimaknai dengan menunjukkan prestasi dan menjaga akhlak. Minimal, santri tidak membuat kerusakan,” tuturnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri, MTsN 1 Malang juga mengadakan Nonton Bareng Film “Sang Kiai”, sebuah film yang menggambarkan perjuangan para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini menjadi sarana edukatif sekaligus reflektif bagi seluruh peserta didik. Usai pemutaran film, acara dilanjutkan dengan doa bersama untuk para syuhada dan pejuang bangsa.
Selain kegiatan di lingkungan madrasah, perwakilan guru MTsN 1 Malang juga mengikuti Apel Peringatan Hari Santri Nasional di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kepanjen, yang didampingi langsung oleh Kepala Madrasah, Bapak Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat santri untuk berkhidmah, berprestasi, dan berkontribusi bagi bangsa semakin tumbuh dan mengakar kuat di jiwa seluruh warga madrasah.
MasanegaOficial – Gondanglegi. Kamis, 2 Oktober 2025 – MTsN 1 Malang menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 di halaman madrasah, yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting dan keluarga besar madrasah. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Komite Madrasah, Kepala Desa beserta perangkat, Kepala MAN 1 Malang, Kepala SD/MI se-Desa Sepanjang, Pengawas Madrasah, Muspika Gondanglegi, serta peserta jalan sehat dari SD/MI se-Desa Sepanjang dan MAN 1 Malang.
Acara diawali dengan pembacaan Tahlil dan doa bersama yang ditujukan kepada para pendiri MTsN 1 Malang yang telah wafat, serta mendoakan semua pihak yang telah berjasa dalam kemajuan madrasah.

Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas usia madrasah yang telah menginjak 45 tahun. Ia menegaskan pentingnya rasa syukur dan doa, agar segala sumbangsih para pendahulu menjadi amal jariyah. “Kita sebagai penerus harus bersyukur dengan keberadaan MTsN 1 Malang hingga saat ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H. Sahid, M.M, mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk mendoakan para pendiri dan pendidik yang telah mendahului. Ia juga mengapresiasi berbagai prestasi MTsN 1 Malang yang telah membawa nama baik Kementerian Agama Kabupaten Malang. “Semoga MTsN 1 Malang terus menjadi madrasah teladan, bermutu, mendunia, dan luar biasa,” ungkapnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol tasyakuran Harlah ke-45. Setelah itu, ribuan peserta mengikuti jalan sehat sejauh tiga kilometer dengan rute mengelilingi kawasan sekitar madrasah, yang diberangkatkan langsung oleh Bapak Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Malang.

Suasana semakin meriah dengan adanya bazar siswa yang menyajikan aneka menu kuliner dan dekorasi menarik. Tak hanya itu, penampilan seni dari peserta didik seperti menyanyi, menari, dan pertunjukan kreatif lainnya turut memeriahkan acara. Puncak antusiasme peserta terlihat saat door prize dibagikan dengan hadiah utama berupa sepeda, mesin cuci, kipas angin, kompor, dan puluhan hadiah menarik lainnya yang disponsori berbagai pihak.

Kemeriahan peringatan HUT ke-45 ini menjadi bukti nyata kekompakan keluarga besar MTsN 1 Malang. Harapannya, madrasah ini terus jaya, terdepan, dan menjadi kebanggaan pendidikan Indonesia.
MasanegaOfficial – Gondanglegi. Rabu, 1 Oktober 2025. Pagi ini MTsN 1 Malang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila di halaman madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik dengan khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara yaitu Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana sekaligus guru Bahasa Arab, Bapak Nanang Sholihudin, M.Pd.

Dalam rangkaian upacara, dibacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dari Ketua DPR RI,Ibu Puan Maharani. Selanjutnya, pembina upacara menyampaikan amanah yang berisi ulasan mengenai sejarah Hari Kesaktian Pancasila. Beliau menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila sejatinya telah ada jauh sebelum masa kemerdekaan, lahir dari kearifan dan budaya bangsa Indonesia sejak dahulu kala.
Bapak Nanang juga mengingatkan bahwa tantangan terhadap Pancasila dapat datang dari dalam negeri sendiri. Oleh karena itu, seluruh warga madrasah diimbau untuk terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Usai pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama madrasah pada berbagai ajang tingkat nasional. Di antaranya, Regu Pramuka Simaradeka yang meraih Juara Utama 2 Semaphore Dance Competition Nasional 2025, Muhammad Fahri Masrihan (9C) Juara 3 MOTIQ (Moklet Tilawatil Quran) dalam Olimpiade Wikusama (Olimawisa) SMK Telkom Malang 2025 Tingkat Nasional, serta Alfredo Satria Honeypy (9G) yang meraih Juara 2 Lempar Lembing dalam East Java Youth & Kid’s Athletics UNESA 2025 Tingkat Nasional.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, diharapkan seluruh keluarga besar MTsN 1 Malang semakin meneguhkan semangat kebangsaan serta menjaga keutuhan Pancasila sebagai dasar negara. Semoga nilai-nilai Pancasila senantiasa hidup dalam sikap, tutur kata, dan perbuatan setiap warga madrasah sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, cinta tanah air, serta siap menghadapi tantangan zaman.