MTsN 1 Malang Ikuti Maulid Nabi dan Doa Lintas Agama secara Virtual yang Diadakan Kemenag Kabupaten Malang

MasanegaOfficial – Gondanglegi, Selasa, 2 September 2025. Keluarga besar MTsN 1 Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan “Maulid Nabi Muhammad SAW, Khatmil Qur’an, Munajat Kebangsaan, dan Do’a Lintas Agama” yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang. Acara tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh berbagai satuan pendidikan madrasah.

Sebelum bergabung dalam acara utama, Kepala MTsN 1 Malang, Drs. H. Nasrulloh, M.Pd.I., memimpin rapat dinas internal yang dikemas berbeda dari biasanya. Rapat tersebut dilaksanakan sembari berolahraga bersama para guru dan tenaga kependidikan di halaman madrasah. Suasana segar dan penuh kekeluargaan membuat agenda kedinasan berjalan lebih cair sekaligus menumbuhkan semangat baru.

Usai kegiatan internal, seluruh keluarga besar madrasah menuju Auditorium 2 MTsN 1 Malang untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi secara virtual. Rangkaian acara berjalan khidmat, diawali dengan Khatmil Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan tahlil, istighatsah, Maulid Diba’, serta ditutup dengan Mauidlatul Hasanah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah hadir mendampingi kegiatan dari awal hingga akhir sebagai wujud dukungan penuh terhadap kegiatan keagamaan dan kebangsaan yang sarat nilai spiritual.

Penceramah dalam Mauidlatul Hasanah adalah Abd. Salam, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kemenag Kabupaten Malang, yang juga merupakan wali peserta didik MTsN 1 Malang. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan bahwa nikmat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umat Islam adalah diutusnya Nabi Muhammad SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam. Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum untuk mempertebal kecintaan kepada Rasulullah serta meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.

Meski digelar melalui ruang virtual, kegiatan ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi, tetapi juga momentum memperkuat komitmen untuk terus menjaga persatuan bangsa dalam bingkai keberagaman.