Semarak HUT ke-46 MTsN 1 Malang, Penuh Syukur dan Semangat Meraih Prestasi

Malang — MTsN 1 Malang menggelar ceremonial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 (Jumat/02) dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mensyukuri perjalanan madrasah sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus berprestasi dan berkembang menjadi madrasah yang unggul.

Ceremonial diawali dengan penampilan Tim Al Banjari Ma’had Masanega yang membuka rangkaian acara dengan lantunan shalawat. Suasana kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil sebagai bentuk doa dan ungkapan syukur atas perjalanan MTsN 1 Malang selama 46 tahun. Pembacaan tahlil dipandu oleh Yofi Irwantiyono dan diikuti seluruh peserta dengan khusyuk dan khidmat.

Rangkaian kegiatan berikutnya adalah pemberian apresiasi kepada peserta dan pembina Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) yang telah mengukir prestasi di tingkat nasional. Penghargaan ditandai dengan penyerahan buket bunga kepada para pemenang dan pembina sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta kerja keras yang telah dilakukan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Agama Dr. H. Faisal Ali Hasyim, S.E., M.Si., CA, CSEP, QIA, CGCAE, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang Drs. H. Sahid, MM, Kepala MAN 1 dan MAN 2 Malang, pengawas madrasah, serta jajaran komite.

Dalam sambutan pertama, Kepalad Madrasah MTsN 1 Malang, Nasrulloh menyampaikan rasa syukur atas prestasi riset tingkat nasional yang berhasil diraih MTsN 1 Malang. Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik agar tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi. Dalam sambutannya di mengatakan bahwa “Berani melangkah adalah sebuah keberanian untuk maju. Jangan putus asa, masih ada hari esok untuk meraih banyak prestasi.”. Ia juga menegaskan bahwa perjalanan untuk meraih prestasi bukanlah sesuatu yang instan, melainkan membutuhkan proses panjang, kerja keras, kesabaran, dan konsistensi.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang. Sahid menyebut bahwa  peringatan HUT ke-46 MTsN 1 Malang sebagai hari yang istimewa karena bertepatan dengan hari Jumat dan turut dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Agama. “Kami dari Kemenag Malang bangga memiliki MTsN 1 Malang. Madrasah ini sarat dengan prestasi akademik dan nonakademik. Madrasah ini menjadi kebanggaan kita semua,” ungkapnya.

Ia berharap MTsN 1 Malang dapat terus berkembang menjadi madrasah yang semakin unggul. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, tasyakuran hendaknya menjadi momentum untuk melakukan muhasabah. Bertambahnya usia harus diiringi dengan semakin banyaknya prestasi yang diraih. Kedua, seluruh warga madrasah diharapkan mampu menjaga marwah madrasah dan menjadi teladan. Ketiga, pentingnya membangun kebersamaan dengan seluruh stakeholder yang ada.

“Semoga MTsN 1 Malang di usia yang ke-46 ini semakin maju, bermutu, dan mendunia, serta mampu melahirkan alumni yang saleh dan salehah sekaligus berprestasi,” harapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Agama, Faisal, dalam sambutannya menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. Menurutnya, guru memiliki peran penting untuk terus mengikuti perkembangan teknologi guna meningkatkan kualitas pembelajaran. “Bapak/Ibu guru sangat penting untuk bisa memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang untuk mengembangkan potensi mengajar,” tuturnya.

Ia juga berpesan agar para guru terus meningkatkan kualitas diri sehingga mampu memberikan pemahaman yang benar kepada peserta didik di tengah derasnya informasi yang tersedia di internet.

Kepada para siswa, Staf Ahli Menteri Agama berpesan agar senantiasa rajin belajar dan mengimbanginya dengan ibadah serta doa. Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua dan menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Menghadapi persaingan global yang semakin berkembang, para peserta didik juga didorong untuk menguasai bahasa internasional, seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin, sebagai salah satu bekal menghadapi masa depan.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh pengurus komite, H. Hariyono. Suasana khidmat kembali terasa saat seluruh peserta mengikuti doa bersama sebagai bentuk rasa syukur dan harapan bagi kemajuan MTsN 1 Malang.

Sebagai puncak sekaligus penutup ceremonial pagi, dilaksanakan pemotongan kue dan tumpeng sebagai simbol perayaan HUT ke-46 MTsN 1 Malang. Pemotongan dilakukan oleh Staf Ahli Menteri Agama bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang.

Rangkaian ceremonial HUT ke-46 MTsN 1 Malang menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan madrasah, mengapresiasi berbagai prestasi yang telah diraih, serta memperkuat semangat seluruh warga madrasah untuk terus melangkah bersama menuju madrasah yang semakin maju, bermutu, berprestasi, dan mendunia.